Ad imageAd image

Profesi Welder Banyak Dibutuhkan di Jepang, KP2MI Sosialisasikan Program Magang di Wonosobo

Lintas Topik Author
112 Views
3 Min Read
Sosialisasi Program magang ke Jepang dilaksanakan oleh Bina Mandiri Welder Training bekerja sama dengan ACE Jepang dan Kementerian P2MI, Sabut ( 20/12). (LT/Ida Agus)

Wonosobo (Lintas Topik.com) — Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) bersama ACE Japan dan LPK Bina Mandiri menggelar sosialisasi Program Magang dan Penempatan Kerja ke Jepang di Wonosobo. Kegiatan ini membuka peluang kerja luar negeri dengan skema biaya ringan hingga zero budget, khususnya bagi tenaga terampil di bidang welder yang saat ini banyak dibutuhkan di Jepang.

Perwakilan  KP2MI, Revina Purnama Panjaitan, mengatakan sosialisasi tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara lembaga pelatihan di dalam negeri dengan agensi resmi di Jepang untuk menyiapkan calon pekerja migran Indonesia yang memiliki keterampilan dan kompetensi sesuai kebutuhan industri.

Menurut Revina, peningkatan kapasitas calon pekerja dilakukan melalui pelatihan keterampilan di LPK Bina Mandiri, sementara penguatan bahasa Jepang difasilitasi oleh agensi mitra di Jepang. Skema ini diharapkan memberikan jalur penempatan kerja yang aman dan terukur.

Revina menjelaskan, mekanisme penempatan dapat dilakukan melalui kerja sama business to business (B2B) dengan P3MI maupun melalui skema Specified Skilled Worker (SSW). Untuk skema SSW, calon pekerja migran wajib memiliki sertifikat keterampilan serta kemampuan bahasa Jepang minimal level N4.

Ia menambahkan, Jepang saat ini mengalami kekurangan tenaga kerja produktif, terutama di sektor manufaktur dan konstruksi. Berdasarkan kerja sama antara pemerintah Indonesia dan Jepang sejak 2022, tersedia peluang hingga 350 ribu tenaga kerja dalam jangka waktu lima tahun.

Terkait perlindungan, Revina menegaskan bahwa pekerja migran Indonesia di Jepang telah dilindungi oleh regulasi ketenagakerjaan setempat, nota kesepahaman antar negara, serta jaminan BPJS Ketenagakerjaan sejak sebelum keberangkatan, selama bekerja, hingga setelah kontrak berakhir.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Direktur LPK Bina Mandiri, Doni Khojin, menyampaikan bahwa lembaganya berfokus menyiapkan tenaga kerja welder yang siap ditempatkan ke luar negeri, khususnya pada sektor ship building, oil and gas, dan konstruksi.

Doni mengungkapkan, Bina Mandiri setiap tahun melatih lebih dari 800 peserta, dengan sekitar 30 persen berasal dari Wonosobo dan 70 persen dari luar daerah. Durasi pelatihan bervariasi, mulai satu hingga tiga bulan, tergantung spesialisasi yang diambil.

Ia menilai kebutuhan tenaga welder di luar negeri sangat besar, namun minat masyarakat Wonosobo masih relatif rendah. Padahal, melalui skema government to government (G to G), sebagian besar biaya penempatan telah ditanggung oleh pemerintah.

Sementara itu, Kepala Desa Jlamprang Kecamatan Leksono sekaligus penggerak Desa Migran Emas, Sulaiman, menyatakan dukungannya terhadap program penempatan pekerja migran yang dicanangkan pemerintah pusat melalui KP2MI.

Sulaiman menyoroti jumlah lulusan SMK di Wonosobo yang mencapai sekitar 2.500 siswa per tahun, namun hanya sebagian kecil yang terserap dunia kerja. Kondisi ini dinilai perlu mendapat perhatian serius melalui kolaborasi lintas sektor.

Ia berharap ke depan pemerintah kabupaten dapat terlibat aktif melalui pemanfaatan Balai Latihan Kerja (BLK), sehingga lulusan SMA dan SMK memiliki jalur peningkatan keterampilan yang jelas untuk mengakses peluang kerja ke luar negeri secara legal dan aman.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Sosialisasi program magang ke Jepang juga menghadirkan perwakilan pihak SMK Swasta se Kabupaten Wonosobo***

Editor : Agus Hidayat

Share This Article
Lintas Topik adalah media online yang memuat berbagai berita dalam berbagai genre. Namun lebih berfokus pada konten lokal dan olah raga. Dikelola oleh tenaga jurnalis yang berkompeten di bidang media. Selain itu Lintas Topik juga memiliki chanel Podcsat yang secara rutin disiarkan dua kali seminggu di dua Radio Radio Citra Fm, Purnamasidi Fm dan Channel Youtube.
Leave a Comment