Wonosobo (Lintas Topik.com) – Jalan umum yang semestinya menjadi ruang aman bagi seluruh pengguna lalu lintas berubah menjadi arena konvoi ratusan pelajar SMA.
Peristiwa itu terjadi di Jembatan Ngasinan, Wonosobo, dan terekam dalam video berdurasi sekitar 30 detik yang kemudian viral di media sosial.
Dalam rekaman tersebut, rombongan sepeda motor tampak menguasai badan jalan.
Sejumlah pelajar bahkan berhenti di atas jembatan dan menggeber motor, menciptakan kebisingan serta menghambat kendaraan lain yang melintas.
Situasi itu memunculkan kekhawatiran akan potensi kecelakaan di jalur yang memiliki risiko tinggi.
Respons publik pun menguat. Warganet mempertanyakan bagaimana ruang publik bisa dikuasai secara massal tanpa pengawasan, serta menilai aksi tersebut mencerminkan rendahnya kesadaran keselamatan berlalu lintas di kalangan pelajar.
Kasubsi Penmas Sie Humas Polres Wonosobo, Aipda Nanang D.P. Wibowo, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut konvoi terjadi pada Kamis (22/1/2026) sore, usai para pelajar mengikuti kegiatan futsal.
Meski berlangsung di luar jam sekolah, Nanang menegaskan bahwa jalan raya bukan ruang bebas ekspresi tanpa aturan. Kepolisian, kata dia, telah melakukan penanganan terhadap para pelajar yang terlibat.
“Sudah dilakukan pembinaan dan teguran,” ujarnya.
Berdasarkan penelusuran kepolisian, sebagian pelajar yang terlibat diketahui berasal dari SMAN 1 Mojotengah.
Polres Wonosobo kemudian berkoordinasi dengan pihak sekolah sebagai langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.
Polisi menilai pembinaan menjadi langkah awal, namun mengingatkan bahwa aksi serupa berpotensi berujung pada penindakan hukum apabila membahayakan keselamatan publik.***
Editor : Agus Hidayat







