Ad imageAd image

Hujan Ekstrem Picu Longsor di Patak Banteng Wonosobo, 1,5 Hektare Lahan Sayur Warga Rusak

Lintas Topik Author
61 Views
2 Min Read

Wonosobo ( Lintas Topik.com)– Hujan ekstrem yang mengguyur kawasan dataran tinggi Dieng memicu terjadinya longsor di perbukitan sebelah utara Desa Tieng, tepatnya di wilayah Desa Patak Banteng, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jumat (23/1/2026).

Material longsoran terbawa aliran air melalui sungai kecil yang bermuara ke Sungai Serayu. Endapan tanah kemudian melebar hingga merusak lahan pertanian sayuran milik warga di bagian bawah perbukitan.

Camat Kejajar, Khoirul Anam, mengatakan hujan dengan intensitas tinggi terjadi sejak Jumat dan berlanjut hingga Sabtu. Kondisi tersebut menyebabkan material tanah dari perbukitan terbawa aliran air dan meluber ke area pertanian.

“Kejadiannya hari Jumat. Sabtu itu memang hujannya ekstrem. Longsor dari bukit sebelah utara Desa Tieng, lalu air dan material longsorannya mengalir lewat sungai kecil dan melebar ke lahan sayuran sampai ke bawah,” ujar Khoirul Anam, Senin (26/1/2026).

Menurutnya, luas lahan pertanian warga yang terdampak longsor diperkirakan mencapai sekitar 1,5 hektare. Area tersebut merupakan lahan tanaman sayuran yang menjadi sumber penghidupan warga setempat.

“Kalau panjang dan lebarnya diukur memang estimasi sekitar 1,5 hektare. Tadi masyarakat sudah gotong royong di lokasi untuk membetulkan saluran airnya,” jelasnya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Khoirul Anam menambahkan, kondisi perbukitan di bagian atas saat ini didominasi tanaman sayuran. Minimnya tanaman keras dinilai meningkatkan kerawanan longsor, terutama saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

“Di bagian atas memang sekarang didominasi tanaman sayuran. Kalau hujan ekstrem seperti ini, potensi longsor memang lebih besar karena tanaman kerasnya berkurang,” katanya.

Hingga saat ini, besaran kerugian akibat peristiwa tersebut masih dalam proses pendataan.

Pemerintah kecamatan bersama pihak terkait terus memantau kondisi di lapangan untuk mengantisipasi potensi longsor susulan, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di wilayah dataran tinggi Wonosobo.***

Editor : Agus Hidayat

Share This Article
Lintas Topik adalah media online yang memuat berbagai berita dalam berbagai genre. Namun lebih berfokus pada konten lokal dan olah raga. Dikelola oleh tenaga jurnalis yang berkompeten di bidang media. Selain itu Lintas Topik juga memiliki chanel Podcsat yang secara rutin disiarkan dua kali seminggu di dua Radio Radio Citra Fm, Purnamasidi Fm dan Channel Youtube.
Leave a Comment