Wonosobo (Lintas Topik.com) – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Kejajar pada Jumat (3/4/2026) sekitar pukul 15.00 WIB memicu banjir di Desa Sigedang, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo. Peristiwa ini menyebabkan tanggul rumah warga ambruk dan gorong-gorong jebol hingga mengancam permukiman.
Selain kerusakan infrastruktur, banjir juga sempat merendam 10 rumah warga dan satu mushola di desa tersebut. Namun, genangan air dan lumpur yang masuk ke bangunan sudah berhasil dibersihkan oleh relawan bersama warga setempat.
Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonosobo menyebutkan, tanggul rumah milik Mufakoh, warga RT 13 RW 07 Desa Sigedang, dilaporkan ambruk akibat derasnya aliran air. Selain itu, gorong-gorong sepanjang sekitar delapan meter dengan tinggi sekitar tiga meter di rumah Muh Khusnudin jebol, sehingga berpotensi membahayakan rumah yang berada di sekitarnya.
Banjir juga menyebabkan kerusakan pada dua rumah warga, serta berdampak pada satu unit mobil dan satu unit sepeda motor milik warga. Material tanah yang terbawa arus air juga sempat mengganggu akses jalan di lokasi kejadian.
BPBD Kabupaten Wonosobo memperkirakan kerugian akibat kejadian tersebut mencapai sekitar Rp30 juta. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Wonosobo Sumekto Hendro Kustanto mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi bencana masih dapat terjadi sewaktu-waktu.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan. Dengan kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan dengan intensitas tinggi, bencana bisa mengancam kapan saja, terutama di wilayah yang rawan longsor maupun banjir,” ujarnya.***
Editor : Agus Hidayat






