Wonosobo (Lintas Topik.com) — Pemerintah Kabupaten Wonosobo mulai menyalurkan BLTS serentak di 15 kecamatan sejak Senin, 24 November 2025. Dari data yang ditetapkan, sebanyak 40.689 warga di seluruh kabupaten menjadi penerima.
Penyaluran dilakukan melalui PT Pos Indonesia, sesuai daftar penerima yang telah diverifikasi. Pelaksanaan di lapangan berjalan tertib dan sesuai ketentuan.
Kepala Bidang Sosial Dinas Sosial PMD Kabupaten Wonosobo, Hari Fetty Hartati, menyatakan bahwa program BLTS diharapkan dapat meningkatkan daya beli masyarakat penerima — terutama keluarga yang pendapatannya rendah — serta memberi kontribusi positif bagi perekonomian daerah.
Pemerintah berkomitmen agar penyaluran berlangsung transparan, tepat sasaran, dan manfaatnya optimal bagi penerima.
Pantauan Lintas Topik.com pada Jumat (28/11) di kecamatan dengan jumlah penerima terbanyak, antrean warga yang ingin mengambil BLTS sudah mengular sejak pagi di kantor kecamatan.
Pelayanan dibuka sejak pukul 08.00 WIB dan panitia menyiapkan dua loket layanan: satu loket melayani tiga desa per hari — sistem penjadwalan ini menjaga agar antrean tetap tertib.
Seorang penerima, Tina dari desa Sudungdewo, menyampaikan rasa syukur karena mendapatkan bantuan Rp 900.000.
Ia berencana menggunakan uang itu sebagai modal usaha — menunjukkan bagaimana BLTS bisa langsung meringankan beban kebutuhan maupun membantu aktivitas produktif warga.
Dengan kondisi ekonomi yang bergejolak, terutama menjelang akhir tahun, BLTS menjadi “jatah tunai sementara” yang membantu keluarga miskin atau rentan secara finansial untuk memenuhi kebutuhan pokok — dari kebutuhan rumah tangga harian hingga modal usaha mikro — tanpa harus menambah beban utang.
Program ini juga mendukung stabilitas konsumsi rumah tangga, menjaga daya beli masyarakat bawah, dan memperlancar perputaran ekonomi, khususnya di daerah seperti Wonosobo.
Editor : Agus Hidayat






