Wonosobo (LintasTopik.com) – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Wonosobo memasang target ambisius pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026, yakni kenaikan perolehan medali hingga 150 persen.
Target tersebut ditegaskan dalam Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) KONI Wonosobo yang digelar pada Jumat, 24 Januari 2026.
Ketua KONI Wonosobo Khozin menyebut, capaian 12 medali emas pada Pra Porprov menjadi modal penting untuk meningkatkan prestasi di Porprov 2026 yang dijadwalkan berlangsung Oktober 2026, setelah sebelumnya direncanakan September.
“Pada Porprov 2023 kita hanya meraih dua emas. Di Pra Porprov kemarin kita bisa mendapatkan 12 emas. Artinya, secara performa ada lonjakan signifikan dan ini harus kita jaga,” kata Khozin.
Fokus Pembinaan Atlet dan Cabor Potensial
Rakerkab yang diikuti 39 cabang olahraga (cabor) ini menjadi ajang evaluasi pembinaan tahun 2025 sekaligus penajaman strategi menghadapi Porprov. KONI Wonosobo menetapkan 16 cabor prioritas yang dinilai paling berpeluang menyumbang medali emas.
Sebanyak 132 atlet yang lolos Pra Porprov akan menjalani tiga tahap tes kebugaran. Atlet yang tidak menunjukkan peningkatan performa akan dievaluasi secara ketat.
“Kami tidak ingin sekadar mengirim atlet. Targetnya jelas: hasil. Karena itu pembinaan harus terukur dan disiplin,” tegas Khozin.
Meski demikian, cabor yang belum lolos Pra Porprov tetap mendapat alokasi anggaran, meski terbatas, sebagai bentuk keberlanjutan pembinaan.
Dorong Anggaran Cair Lebih Awal
Untuk mendukung target tersebut, KONI Wonosobo mendorong pencairan anggaran lebih awal agar program pelatihan tidak kembali terkendala seperti tahun sebelumnya.
Khozin mengungkapkan, anggaran KONI tahun ini berada di kisaran Rp2,8 miliar, setelah mengalami efisiensi.
Anggaran tersebut mencakup pembinaan tahunan, pemusatan latihan atlet, hingga penyelesaian kewajiban anggaran tahun sebelumnya.
“Tahun lalu banyak cabor berangkat bertanding dengan biaya mandiri. Situasi seperti ini tidak boleh terulang jika kita ingin prestasi meningkat,” ujarnya.
Pemkab Wonosobo: Jangan Pesimis
Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat menyatakan Pemkab tetap berkomitmen mendukung KONI sesuai kemampuan keuangan daerah.
Ia menilai prestasi olahraga tidak hanya diukur dari jumlah medali, tetapi juga dampaknya bagi kesehatan masyarakat.
“Jangan terlalu pesimis melihat kondisi. Prestasi penting, tapi olahraga juga sudah menyehatkan warga Wonosobo,” kata Afif.
Meski demikian, ia sepakat bahwa penentuan prioritas cabor berpotensi emas harus dilakukan secara objektif dan terencana.***
Editor : Agus Hidayat







