Ad imageAd image

Pemkab Wonosobo Salurkan Bantuan untuk Pemulung TPA, Tekan Volume Sampah Lewat Pengelolaan dari Hulu

Lintas Topik Author
55 Views
4 Min Read

Wonosobo (Lintas Topik.com) – Pemerintah Kabupaten Wonosobo menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Wonosobo menyalurkan bantuan sembako dan perlengkapan kesehatan kepada para pemulung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Wonorejo, Rabu (7/1/2026).

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas peran pemulung dalam memilah sampah sekaligus menjadi bagian dari strategi menekan volume sampah melalui penguatan pengelolaan dari hulu.

Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat, S.Ag menegaskan bahwa pemulung memiliki kontribusi nyata dalam sistem pengelolaan sampah daerah.

Aktivitas pemilahan yang dilakukan pemulung membantu Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengurangi beban sampah yang masuk ke TPA Wonorejo setiap harinya.

“Teman-teman pemulung berperan langsung dalam proses pemilahan sampah. Ini sangat membantu upaya kita mengurai persoalan sampah. Melalui Baznas, hari ini kami memberikan apresiasi sekaligus perhatian terhadap aspek kesejahteraan dan kesehatan mereka,” ujar Bupati Afif.

Menurutnya, risiko kesehatan yang dihadapi pemulung cukup tinggi karena bersentuhan langsung dengan berbagai jenis limbah.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Oleh karena itu, Pemkab Wonosobo berkomitmen secara bertahap meningkatkan fasilitas pendukung keselamatan kerja, seperti sarung tangan dan sepatu boot, dengan menyesuaikan kemampuan anggaran daerah.

Selain penyaluran bantuan, Bupati Afif juga menyampaikan arah kebijakan pengelolaan sampah Kabupaten Wonosobo ke depan.

Salah satu langkah antisipatif yang tengah dipersiapkan adalah perluasan lahan TPA Wonorejo, seiring dengan meningkatnya volume sampah setiap tahun.

Namun demikian, Pemkab Wonosobo menegaskan bahwa perluasan TPA bukan satu-satunya solusi. Pemerintah daerah terus mendorong pengelolaan sampah dari hulu, terutama di tingkat rumah tangga, desa, dan kecamatan, agar sampah yang dibawa ke TPA benar-benar hanya residu.

“Saat ini pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) dilakukan secara bertahap di tingkat kecamatan dan desa. Di TPA Wonorejo sendiri, fasilitas 3R memiliki kapasitas sekitar lima ton, sehingga volume sampah yang masuk ke TPA bisa ditekan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala DLH Kabupaten Wonosobo Endang Lisdiyaningsih, S.Hut., M.M menyampaikan bahwa upaya pengurangan sampah dari hulu mulai menunjukkan hasil.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Dibandingkan tahun 2024, volume sampah pada tahun 2025 mengalami penurunan rata-rata 10 hingga 15 ton per hari, meskipun belum signifikan.

“Ini menjadi indikator bahwa kesadaran masyarakat mulai tumbuh. Untuk tahun 2026, fokus kami adalah pengurangan dari sumber, optimalisasi TPS 3R, serta peningkatan pemahaman bahwa pengelolaan sampah membutuhkan biaya operasional yang tidak kecil,” ungkap Endang.

DLH Wonosobo juga telah mengembangkan hanggar pengolahan sampah di kawasan TPA Wonorejo dengan kapasitas sekitar lima ton per hari.

Fasilitas tersebut berfungsi sebagai laboratorium pengolahan sampah, di antaranya melalui budidaya maggot dan pengomposan.

Ke depan, kapasitas pengolahan tersebut ditargetkan meningkat hingga 50 hingga 100 ton per hari, dengan dukungan pembangunan sarana prasarana serta penguatan sumber daya manusia.

Di sisi lain, Ketua Baznas Kabupaten Wonosobo H. Priyo Purwanto menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan hasil pengumpulan zakat Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Wonosobo melalui program Wonosobo Sehat.

“Penyaluran bantuan untuk pemulung di TPA ini merupakan agenda rutin Baznas yang dilaksanakan dua kali dalam setahun. Paket bantuan berupa sembako dan perlengkapan kesehatan seperti masker telah disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan,” jelasnya.

Melalui sinergi antara Pemkab Wonosobo, DLH, dan Baznas, pemerintah daerah berharap pengelolaan sampah di Kabupaten Wonosobo semakin terarah dan berkelanjutan, sekaligus tetap memperhatikan aspek sosial dan kesehatan para pelaku yang terlibat langsung di lapangan.***

Editor : Agus Hidayat

Share This Article
Lintas Topik adalah media online yang memuat berbagai berita dalam berbagai genre. Namun lebih berfokus pada konten lokal dan olah raga. Dikelola oleh tenaga jurnalis yang berkompeten di bidang media. Selain itu Lintas Topik juga memiliki chanel Podcsat yang secara rutin disiarkan dua kali seminggu di dua Radio Radio Citra Fm, Purnamasidi Fm dan Channel Youtube.
Leave a Comment