Ad imageAd image

Bupati Afif Dorong ASN Wonosobo Cintai Al-Qur’an, Rencanakan Program Tadarus Rutin di Tiap OPD

Lintas Topik Author
174 Views
3 Min Read
oplus_2

Wonosobo (LintasTopik.com) — Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat mendorong gerakan membumikan Al-Qur’an di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui program tadarus rutin di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Program tersebut diharapkan menjadi langkah awal menumbuhkan kecintaan ASN terhadap Al-Qur’an sekaligus membentuk karakter religius dalam bekerja dan melayani masyarakat.

Dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) Badan Koordinasi Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (Badko LPQ) Kabupaten Wonosobo, Sabtu (1/11/2025), Bupati Afif menyampaikan gagasannya agar setiap OPD memiliki kelompok tadarus atau tahdiman yang aktif. Ia bahkan berencana menginisiasi kegiatan tersebut secara langsung bersama jajaran pemerintah daerah.

“Kita mulai dari hal kecil. Misalnya, setiap OPD bikin grup tahdiman. Nanti sebulan sekali, setiap Jumat, bisa dilaksanakan di taman atau pendopo. Saya pun akan ikut bersama staf dan kawan-kawan. Kalau ini berjalan, Wonosobo pasti jadi lebih adem dan damai,” ujarnya.

Afif menyebut ide tersebut terinspirasi dari semangat para penggerak LPQ yang dianggapnya sebagai “penjaga cahaya Al-Qur’an.” Ia berharap kegiatan tadarus ASN dapat menjadi bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga keagamaan, serta menjadi sarana memperkuat nilai spiritual dan etika kerja di kalangan pegawai negeri.

“Kalau ada ASN yang belum lancar membaca, bisa mengundang ustaz untuk membimbing. Yang penting tumbuh rasa senang dulu terhadap Al-Qur’an. Kalau sudah cinta, ke mana pun dia akan membawa Al-Qur’an,” tambahnya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Selain fokus pada pembinaan ASN, Bupati Afif juga menyoroti pentingnya memperkuat karakter anak-anak melalui pendidikan agama di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) dan sekolah-sekolah.

Ia menegaskan bahwa pemerintah memiliki kewajiban untuk mencegah praktik perundungan (bullying) di dunia pendidikan dengan pendekatan yang humanis dan berakar pada nilai-nilai budi pekerti.

“Sekolah dan lembaga keagamaan harus menjadi tempat yang menyenangkan, tanpa bullying dan ejek-mengejek. Anak-anak harus dilatih tidak hanya baca tulis Al-Qur’an, tetapi juga menghormati guru dan sesama,” tegasnya.

Menurutnya, pembentukan karakter santun harus dihidupkan kembali, baik melalui pelajaran budi pekerti di sekolah maupun keteladanan guru di lembaga pendidikan nonformal seperti TPQ.

“Zaman dulu kita begitu hormat pada guru dan orang tua. Sekarang budaya itu mulai luntur. Karena itu, saya ingin lembaga pendidikan di Wonosobo jadi tempat yang ramah, religius, dan penuh kasih,” tutur Afif.

Bupati juga mengungkapkan rencana untuk meluncurkan secara resmi program tadarus ASN dalam waktu dekat. ***

- Advertisement -
Ad imageAd image

Editor : Agus Hidayat

Share This Article
Lintas Topik adalah media online yang memuat berbagai berita dalam berbagai genre. Namun lebih berfokus pada konten lokal dan olah raga. Dikelola oleh tenaga jurnalis yang berkompeten di bidang media. Selain itu Lintas Topik juga memiliki chanel Podcsat yang secara rutin disiarkan dua kali seminggu di dua Radio Radio Citra Fm, Purnamasidi Fm dan Channel Youtube.
Leave a Comment