Ad image

Empat Hari Tak Terlihat, Waras Ditemukan Meninggal di Rumahnya

3 Min Read
filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: 0; algolist: 0; multi-frame: 1; brp_mask:8; brp_del_th:0.0000,0.0000; brp_del_sen:0.1300,0.0000; motionR: 0; delta:1; bokeh:1; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 7864320;cct_value: 0;AI_Scene: (6, 0);aec_lux: 105.14366;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: 0;weatherinfo: null;temperature: 40;

Wonosobo (LintasTopik.com) – Seorang pria bernama Waras (45), warga Dusun Gemawang RT 20 RW 05, Desa Marongsari, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo, ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya pada Jumat (30/10/2026) pagi.

Waras ditemukan sekitar pukul 06.00 WIB setelah kurang lebih empat hari tidak terlihat beraktivitas seperti biasanya.

Saat ditemukan, korban dalam posisi terlentang di salah satu bagian rumah yang biasa digunakan untuk minum kopi.

Kakak korban, Solihin, menuturkan bahwa terakhir kali dirinya bertemu Waras pada Senin (26/10/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.

Saat itu, Waras datang ke rumahnya untuk meminjam alat staples plastik.

Namun, setelah pertemuan tersebut, Waras tidak lagi terlihat. Keluarga mulai merasa khawatir ketika pada Kamis (29/10/2026) seseorang hendak mengantarkan berkat ke rumah korban, tetapi tidak mendapat respons meski pintu sudah diketuk berkali-kali.

- Advertisement -

Sore harinya setelah salat Magrib, Solihin mencoba mengantarkan berkat tersebut ke rumah adiknya.

Namun, rumah dalam keadaan gelap dan tidak ada jawaban ketika pintu diketuk dari depan maupun belakang.

Kecurigaan semakin kuat karena Waras juga sudah sekitar empat hari tidak terlihat mengikuti salat berjemaah di musala.

Pada Jumat pagi, Solihin kemudian menghubungi kakaknya, Askur, untuk bersama-sama memeriksa kondisi Waras.

Setelah beberapa kali mengetuk pintu tanpa mendapat jawaban, keduanya mencoba melihat ke dalam rumah melalui kaca jendela. Mereka terkejut mendapati Waras sudah dalam kondisi meninggal dunia.

“Posisinya bukan di kamar tidur, tetapi di tempat yang biasa digunakan untuk minum kopi. Kondisinya sudah terlentang dan hanya mengenakan sarung,” tutur Solihin.

- Advertisement -

Pamapta Polres Wonosobo, Ipda Aris Triyan Prabowo, membenarkan adanya laporan penemuan jenazah tersebut.

Menurutnya, polisi menerima laporan masyarakat terkait penemuan seorang pria meninggal dunia di wilayah Gemawang RT 20 RW 05, Desa Marongsari, Kecamatan Sapuran, sekitar pukul 06.00 WIB.

Petugas kemudian mendatangi lokasi bersama tim Inafis dan piket Reskrim untuk melakukan pemeriksaan serta olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Dugaan sementara korban meninggal karena sakit. Diperkirakan sudah sekitar empat hari meninggal dunia,” jelas Ipda Aris.

Dari pemeriksaan awal di lokasi, petugas tidak menemukan adanya kejanggalan maupun tanda-tanda penganiayaan atau kekerasan pada tubuh korban.

Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah Waras selanjutnya langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Diketahui, Waras selama ini tinggal seorang diri di rumahnya. Pria yang belum menikah tersebut sehari-hari bekerja sebagai petani. Menurut keluarga, korban juga tidak diketahui memiliki riwayat penyakit serius.

Pihak keluarga mengaku tidak mengetahui adanya hal-hal mencurigakan yang mengarah pada dugaan penganiayaan.

Keluarga menyatakan telah menerima peristiwa tersebut sebagai takdir dan mengikhlaskan kepergian Waras.***

Editor : Agus Hidayat

Share This Article
Lintas Topik adalah media online yang memuat berbagai berita dalam berbagai genre. Namun lebih berfokus pada konten lokal dan olah raga. Dikelola oleh tenaga jurnalis yang berkompeten di bidang media. Selain itu Lintas Topik juga memiliki chanel Podcsat yang secara rutin disiarkan dua kali seminggu di dua Radio Radio Citra Fm, Purnamasidi Fm dan Channel Youtube.
Leave a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version