Wonosobo(LintasTopik.com)—Kebakaran menghanguskan tumpukan bahan baku pembuatan tripleks di gudang longcore di Desa Jlamprang, Kecamatan Leksono, Kabupaten Wonosobo, Minggu dini hari (11/10/2026). Kerugian akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp100 juta.
Petugas Pemadam Kebakaran Wonosobo membutuhkan waktu sekitar lima jam untuk memadamkan api. Pasokan air yang terbatas menjadi salah satu kendala dalam penanganan kebakaran tersebut.
Panggung Prasetya Hadi, salah seorang petugas damkar mengatakan dua mobil pemadam dan dua mobil tangki suplai air dikerahkan ke lokasi.
Dalam proses pemadaman, petugas berhasil menyelamatkan aset yang diperkirakan senilai Rp250 juta.
“Pemadaman dilaksanakan kurang lebih dalam waktu lima jam. Kerugian dari kebakaran sekitar Rp100 juta,” kata Panggung.
Menurutnya, petugas kesulitan mendapatkan pasokan air karena sejumlah mata air surut.
Untuk memenuhi kebutuhan pemadaman, petugas harus mengambil air dari lokasi yang berjarak sekitar dua kilometer dari titik kebakaran.
“Kesulitannya yang pertama adalah akses air. Beberapa mata air surut dan kami harus mengambil air kurang lebih dua kilometer dari lokasi kebakaran,” ujarnya.
Triyono, karyawan gudang, mengatakan dirinya mengetahui kebakaran setelah mendapat kabar dari warga.
Ia kemudian mendatangi gudang tempatnya bekerja dan mendapati api sudah membesar.
Warga bergotong royong berupaya memadamkan api. Petugas damkar yang tiba di lokasi kemudian melakukan penanganan hingga api berhasil dipadamkan.
Hingga saat ini penyebab kebakaran belum diketahui dan masih dalam penyelidikan pihak berwajib.
Berdasarkan keterangan Panggung, kegiatan produksi di gudang tersebut sudah berhenti pukul 22.00 WIB.
“Pada pukul 10 malam, produksi sudah berhenti. Tidak ada produksi apa pun,” katanya. ***
Editor : Agus Hidayat
