Wonosobo ( Lintas Topik.com) – Kebakaran yang melanda Kalikluwih RT 05 RW 06, Kelurahan Leksono, Kecamatan Leksono, Minggu (28/6/2026) pagi, tidak hanya menghanguskan dua rumah warga.
Musibah tersebut juga memusnahkan mata pencaharian Rohmat Yoram (65), seorang penjahit yang kehilangan perlengkapan kerjanya beserta sejumlah pesanan seragam sekolah yang tengah dikerjakan untuk pelanggan.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 07.30 WIB itu diduga dipicu korsleting listrik di bagian atap rumah milik Yoram. Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan merembet ke bangunan di sampingnya yang masih merupakan milik keluarganya.
Yoram mengaku sempat berada di rumah sekitar pukul 07.00 WIB dan tidak melihat tanda-tanda kebakaran. Namun sekitar setengah jam kemudian, saat berada di luar rumah, ia mendapat kabar bahwa atap rumahnya terbakar.
“Saya baru keluar sebentar. Pas dikabari, rumah sudah kebakaran. Waktu saya kembali mau menyelamatkan barang-barang, apinya sudah besar,” ujarnya.
Kobaran api yang terus membesar membuat Yoram tidak sempat menyelamatkan satu pun barang dari dalam rumah. Seluruh perabotan, perlengkapan kerja, hingga bahan jahitan yang menjadi sumber penghasilannya ikut dilalap si jago merah.
Di antara barang yang terbakar terdapat sejumlah kain seragam sekolah milik pelanggan yang sudah siap dijahit maupun yang masih dalam proses pengerjaan. Pesanan tersebut ikut hangus bersama bangunan rumah.
“Tidak ada barang-barang yang berhasil diselamatkan,” katanya.
Menurut Yoram, rumah yang terbakar merupakan milik keluarganya. Sementara bangunan di samping rumahnya yang ikut terbakar juga masih milik saudara dan dalam kondisi tidak dihuni.
Api sempat mengancam rumah lain di sekitar lokasi. Santi, anak Yoram yang tinggal di rumah belakang, mengatakan sebagian atap rumahnya sempat tersambar api sebelum berhasil dipadamkan warga.
“Atap rumah saya sempat terbakar, tetapi warga langsung membantu memadamkan sehingga api tidak meluas,” ujarnya.
Warga sekitar kemudian bergotong royong memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.
Upaya tersebut berhasil menahan laju api sehingga tidak menjalar ke lebih banyak rumah di lingkungan sekitar.
Api akhirnya berhasil dipadamkan setelah petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi dan melakukan penanganan lebih lanjut.
Camat Leksono, Irma Nurul Fastika, yang datang meninjau lokasi menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang menimpa warga tersebut. Ia berharap kejadian serupa tidak kembali terulang.
“Kami turut prihatin atas musibah ini. Semoga menjadi pengingat bagi kita semua untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang berkaitan dengan instalasi listrik rumah,” katanya.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut menyebabkan kerugian yang cukup besar bagi korban, terutama karena seluruh harta benda dan perlengkapan kerja yang berada di dalam rumah tidak sempat diselamatkan.
Kebakaran di Leksono ini juga menambah daftar kasus kebakaran yang terjadi di Kabupaten Wonosobo dalam beberapa hari terakhir.
Sebelumnya, pada Jumat (26/6/2026), delapan rumah di Kampung Singkir, Kelurahan Jaraksari, hangus terbakar akibat kebakaran yang juga diduga dipicu korsleting listrik dan menyebabkan puluhan warga harus mengungsi.***
Editor : Agus Hidayat
