Semarang (Lintas Topik.com) – Kontingen Kabupaten Wonosobo menempati peringkat ke-21 klasemen sementara perolehan medali Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII, Selasa (27/10/2026). Wonosobo telah mengoleksi tiga medali emas, satu perak, dan empat perunggu, dengan sejumlah cabang olahraga masih berpeluang menambah perolehan medali.
Posisi Wonosobo saat ini berada tepat di bawah Kabupaten Temanggung yang menempati peringkat ke-20 dengan raihan tiga emas, tiga perak, dan enam perunggu. Sementara itu, Kabupaten Magelang berada di peringkat ke-22 dengan dua emas, enam perak, dan lima perunggu.
Persaingan klasemen masih berpotensi berubah seiring berlangsungnya pertandingan dari berbagai cabang olahraga hingga penutupan Porprov Jateng XVII. Kontingen Wonosobo pun masih membidik tambahan medali, terutama emas, untuk memperbaiki posisinya.
Ketua KONI Wonosobo, Khozin, mengatakan sejumlah atlet masih bertanding dan memiliki peluang menyumbangkan medali pada beberapa hari terakhir penyelenggaraan Porprov.
Tiga Emas dari Arung Jeram dan Muaythai
Tiga medali emas Wonosobo berasal dari dua cabang olahraga. Dua emas disumbangkan atlet arung jeram putri melalui nomor R4 sprint dan R4 slalom. Satu emas lainnya diraih Elva Azia dari cabang muaythai kelas fight putri 60 kilogram.
Selain itu, arung jeram putri menyumbangkan satu medali perak dari nomor R4 head to head. Sementara empat medali perunggu diperoleh dari cabang shorinji kempo nomor randori perorangan 60 kilogram serta muaythai fight putri kelas 48 kilogram dan 45 kilogram.
Dengan koleksi tersebut, Wonosobo masih berupaya mengejar daerah pesaing di klasemen sementara. Tambahan medali dari cabang olahraga yang masih dipertandingkan menjadi kesempatan untuk meningkatkan posisi kontingen.

Paralayang Berpeluang Tambah Medali Emas
Khozin menyebut sejumlah cabang olahraga masih diikuti atlet Wonosobo pada Selasa (27/10/2026). Cabang tersebut meliputi bulutangkis, paralayang, balap motor nomor road race, atletik, pencak silat, karate, aeromodelling, dan tinju.
Dari sejumlah cabang itu, paralayang menjadi salah satu yang diharapkan mampu menyumbangkan medali emas. Berdasarkan hasil empat round yang telah dijalani, atlet Wonosobo disebut berada di posisi teratas.
“Paralayang berpotensi mendapatkan medali emas karena dari empat round atlet kita sudah berada di posisi teratas,” ujar Khozin.
Selain paralayang, peluang tambahan medali juga diharapkan datang dari cabang kick boxing yang dijadwalkan bertanding pada Rabu (28/10/2026) di GOR Hati Beriman.
Menurut Khozin, para atlet, pelatih, dan ofisial terus berupaya maksimal agar Wonosobo dapat menambah koleksi medali sebelum seluruh rangkaian Porprov berakhir.
Dua Petinju Putri Berjuang Menuju Final
Peluang Wonosobo menambah medali juga datang dari cabang tinju. Dua atlet putri, Marchella Nabil Isnanda di kelas 48 kilogram dan Fidya Nur Rohmah di kelas 57 kilogram, dijadwalkan bertanding pada babak semifinal.
KONI Wonosobo berharap keduanya mampu memenangi pertandingan dan melaju ke final untuk memperbesar peluang meraih medali emas.
Khozin juga mengharapkan dukungan dan doa masyarakat Wonosobo bagi para atlet yang masih berjuang. Ia berharap para atlet dapat memberikan hasil terbaik dan membawa pulang prestasi bagi daerah.
Dengan masih adanya sejumlah pertandingan yang belum selesai, posisi Wonosobo di klasemen sementara Porprov Jateng XVII masih berpeluang berubah. Kontingen Wonosobo berharap tambahan medali dapat memperbaiki peringkat hingga berakhirnya kompetisi.***
Sumber : KONI Wonosobo
Editor : Agus Hidayat







