Wonosobo ( Lintas Topik.com )– Musim kemarau mulai berdampak pada ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Wonosobo.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonosobo pun mulai melakukan dropping air bersih ke wilayah yang sumber airnya mengalami penurunan.
Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Wonosobo, Sabarno, mengatakan dropping dilakukan berdasarkan permohonan resmi dari pemerintah desa maupun sekolah yang mulai membutuhkan pasokan air bersih.
Di Kecamatan Wadaslintang, dropping dilakukan di Dusun Jebengan dan Dusun Menggora, Desa Trimulyo.
Hingga Rabu (26/8), BPBD telah menyalurkan empat tangki atau sekitar 20.000 liter air bersih.
Penyaluran di wilayah tersebut masih berlanjut. Pada Kamis (27/8), dropping kembali dijadwalkan untuk warga Dusun Menggora RT 05 serta Dusun Jebengan RT 09 dan RT 10.
“Untuk penerima manfaat sekitar 120 KK atau 645 jiwa. Kebutuhan air diperkirakan tiga trip atau 15.000 liter,” kata Sabarno kepada Lintas Topik.com, Rabu (26/8).
Untuk memenuhi kebutuhan dropping berikutnya, BPBD akan memanfaatkan sumur bor milik warga.
Satu tangki berkapasitas 5.000 liter diperkirakan membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk pengisian.
Selain Desa Trimulyo, BPBD masih memantau kondisi sumber air di Desa Gumelar dan Desa Sumberejo, Kecamatan Wadaslintang.
Kedua wilayah tersebut sebelumnya pernah mendapat dropping air bersama Polres Wonosobo.
Menurut Sabarno, sumber air di kedua desa tersebut memang mulai berkurang, tetapi masih dapat dimanfaatkan masyarakat.
Sementara Desa Kumejing, Kecamatan Wadaslintang, telah mengajukan permohonan dropping air bersih.
Surat permohonan tersebut baru dikirim dan akan ditindaklanjuti BPBD.
Beranjak ke Kecamatan Garung, dropping air bersih telah dilakukan di Dusun Banaran, Desa Kayugiyang.
BPBD merealisasikan bantuan sebanyak lima tangki atau sekitar 25.000 liter air bersih.
Sedangkan di Kecamatan Watumalang, bantuan disalurkan ke SDN 2 Banyukembar.
Sekolah tersebut telah menerima tiga tangki dengan total sekitar 15.000 liter air bersih.
Secara keseluruhan, hingga Rabu (26/8), BPBD Wonosobo telah menyalurkan sedikitnya 12 tangki atau sekitar 60.000 liter air bersih ke sejumlah wilayah tersebut.
Sabarno mengatakan BPBD terus memantau kondisi sumber air di wilayah lain.
Permohonan dropping yang masuk dari pemerintah desa maupun sekolah akan ditindaklanjuti sesuai kondisi dan kebutuhan di lapangan.***
Editor ; Agus Hidayat
