Ad imageAd image

Kisah Kepanikan Pendaki Saat Kebakaran Melanda Gunung Sumbing 

Lintas Topik Author
3 Min Read
Raihan, pendaki asal Tegal yang berada di Sunset Camp Gunung Sumbing saat melihat api mulai membesar dan akhirnya disuruh turun . ( LT / Ida agus)

Wonosobo (Lintas Topik.com) – Rencana Raihan Diyafatir untuk berkemah di Gunung Sumbing, Senin (19/10/2026), terpaksa dibatalkan setelah melihat kobaran api di kawasan padang rumput saat tiba di Sunset Camp sekitar pukul 15.00 WIB. Pendaki asal Tegal itu mengaku sempat panik ketika mengetahui api terus membesar dan mendapat peringatan dari ranger agar segera turun gunung. 

Raihan saat itu mendaki bersama seorang rekannya. Dalam perjalanan, ia bertemu tiga pendaki lain hingga mereka bergabung menjadi satu kelompok berjumlah lima orang. 

Setibanya di Sunset Camp, mereka sempat beristirahat dan memasak. Ketika bersiap mendirikan tenda, peringatan dari ranger atau porter Basecamp Gajahmungkur meminta para pendaki segera turun karena kebakaran di kawasan Gunung Sumbing semakin mengkhawatirkan. 

“Jujur, karena ini pengalaman pertama saya mengalami kejadian seperti ini, kami sempat panik. Api bergerak sangat cepat dan bisa menyambar area perkemahan kami. Kami langsung berkoordinasi dengan teman-teman dan memutuskan untuk segera turun,” kata Raihan. 

Keputusan untuk turun membuat rencana berkemah yang telah disiapkan harus dibatalkan. Perlengkapan yang dibawa belum sempat digunakan untuk bermalam ketika mereka harus meninggalkan lokasi demi keselamatan. 

Raihan mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya saat pengarahan awal pendakian, jumlah pendaki yang berada di kawasan tersebut diperkirakan lebih dari 25 orang. Namun, angka itu merupakan perkiraan yang diketahuinya, bukan pendataan keseluruhan pendaki di gunung. 

- Advertisement -
Ad imageAd image

Setelah berhasil turun, Raihan mengaku lega meski kelelahan setelah perjalanan. Ia bersyukur dapat meninggalkan kawasan yang terdampak kebakaran dengan selamat. 

“Alhamdulillah, rasanya lega. Namun, terus terang, kami sangat capek,” ujarnya. 

Sementara itu, seluruh pendaki yang berada di kawasan Gunung Sumbing berhasil dievakuasi oleh petugas gabungan dan relawan pada Senin malam (19/10/2026). Sebanyak 152 pendaki yang terdaftar melalui Basecamp Gajahmungkur berhasil turun dengan selamat. 

Kapolres Wonosobo AKBP Ricky Pripurna Atmaja mengatakan, berdasarkan pembaruan data hingga pukul 23.30 WIB pada Senin malam, seluruh 152 pendaki yang terdaftar melalui Basecamp Gajahmungkur telah turun. Petugas mencocokkan jumlah pendaki yang berhasil turun dengan data registrasi untuk memastikan tidak ada yang tertinggal. 

“Dari total 152 pendaki, sudah turun semua dan dicocokkan dari data registrasi, tidak ada yang miss. Alhamdulillah, semuanya dalam keadaan sehat,” kata Ricky saat memberikan keterangan di Basecamp Gajahmungkur. 

Kebakaran hutan dan lahan di Gunung Sumbing terus meluas hingga mencapai 140 hektare berdasarkan keterangan Kepala Pelaksana BPBD Wonosobo, Sumekto Hendro Kustanto, pada Selasa (20/10/2026).  

- Advertisement -
Ad imageAd image

Sebanyak 300 personel gabungan dikerahkan untuk melakukan pemadaman, sementara seluruh jalur pendakian ditutup sementara.*** 

Editor : Agus Hidayat 

Share This Article
Lintas Topik adalah media online yang memuat berbagai berita dalam berbagai genre. Namun lebih berfokus pada konten lokal dan olah raga. Dikelola oleh tenaga jurnalis yang berkompeten di bidang media. Selain itu Lintas Topik juga memiliki chanel Podcsat yang secara rutin disiarkan dua kali seminggu di dua Radio Radio Citra Fm, Purnamasidi Fm dan Channel Youtube.
Leave a Comment