Brighton ( Lintas opik.com)– Manchester United menutup kompetisi Premier League 2025/2026 dengan cara yang meyakinkan. Bertandang ke Stadion Amex, markas Brighton & Hove Albion, Minggu (24/5/2026), Setan Merah menang telak 3-0 dan mengakhiri musim di posisi ketiga klasemen sekaligus memastikan tiket Liga Champions musim depan.
Kemenangan tersebut menjadi penutup manis bagi musim yang penuh dinamika di Old Trafford. Di bawah arahan pelatih kepala baru, Michael Carrick, United tampil matang, efektif, dan menunjukkan kualitas yang sempat hilang dalam beberapa musim terakhir.
Setelah pertandingan berjalan relatif seimbang pada setengah jam pertama, United mulai mengambil kendali permainan.
Gol pembuka lahir pada menit ke-33 melalui sundulan keras Patrick Dorgu yang memanfaatkan sepak pojok Bruno Fernandes. Gol tersebut sekaligus menjadi assist ke-21 Fernandes sepanjang musim, sebuah catatan yang memecahkan rekor assist terbanyak dalam satu musim Premier League yang sebelumnya dipegang bersama oleh Thierry Henry dan Kevin De Bruyne.
Unggul satu gol membuat kepercayaan diri tim tamu meningkat. Menjelang turun minum, tepatnya menit ke-44, Bryan Mbeumo menggandakan keunggulan Manchester United.
Serangan cepat yang dibangun melalui kombinasi umpan satu-dua di lini tengah membuat pertahanan Brighton terbuka, sebelum Mbeumo menuntaskannya menjadi gol kedua.
Belum sempat Brighton bangkit, United kembali menghantam. Baru tiga menit babak kedua berjalan, Bruno Fernandes melengkapi penampilan gemilangnya dengan mencatatkan nama di papan skor.
Sang kapten menyelesaikan sebuah rangkaian serangan rapi untuk membawa timnya unggul 3-0 sekaligus mengunci kemenangan.
Bagi Fernandes, laga ini menjadi simbol dominasi sepanjang musim. Selain mencetak gol, gelandang asal Portugal itu mengakhiri kompetisi dengan 21 assist dan total 30 keterlibatan gol.
Rekor assist yang dibukukannya menempatkan namanya sejajar dengan para legenda Premier League dan mempertegas statusnya sebagai salah satu pemain paling berpengaruh musim ini.
Di sektor lain, penampilan Patrick Dorgu dan Mason Mount juga layak mendapat sorotan. Dorgu tidak hanya mencetak gol pembuka, tetapi juga tampil agresif sepanjang pertandingan.
Sementara Mount memberikan keseimbangan di lini tengah bersama Kobbie Mainoo yang kembali menunjukkan kematangannya meski masih berusia muda.
Pertahanan United pun tampil nyaris tanpa cela. Duet Lisandro Martinez dan Harry Maguire mampu meredam ancaman Brighton, sementara kiper Senne Lammens mencatat clean sheet pada laga penutup musim.
Brighton yang sepanjang musim dikenal produktif dipaksa kesulitan menciptakan peluang bersih di depan gawang United.
Menariknya, Carrick juga memberi kesempatan kepada sejumlah pemain muda seperti Shea Lacey dan Tyler Fletcher untuk merasakan atmosfer pertandingan Premier League.
Langkah tersebut dianggap sebagai sinyal bahwa Manchester United mulai menyiapkan fondasi jangka panjang dengan mengombinasikan pemain berpengalaman dan talenta akademi.
Hasil ini memastikan Manchester United mengakhiri musim dengan koleksi 71 poin dan finis di peringkat ketiga klasemen akhir Premier League.
Posisi tersebut mengantar mereka kembali tampil di Liga Champions setelah absen selama dua musim.
Sementara Brighton tetap mengamankan tiket kompetisi Eropa musim depan meski harus menelan kekalahan di hadapan pendukung sendiri. ***
Sumber : Antara News
Editor : Agus Hidayat
