Ad image

Pasar Hewan Wonolelo Rusak dan Sepi, Peternak Wonosobo Minta Segera Direnovasi

3 Min Read
Feri Atanta, Ketua APPSI Wonosobo . (LT / Ida Agus)

Wonosobo (Lintas Topik.com) — Di tengah tingginya antusiasme peternak dalam ajang Kontes Sapi APPSI Jawa Tengah di Wonosobo, persoalan mendasar justru mencuat. Kondisi Pasar Hewan Wonolelo yang rusak dan tidak representatif dinilai menghambat aktivitas ekonomi peternak.

Ketua APPSI Wonosobo, Feri Atanta, mengatakan keluhan tersebut merupakan aspirasi langsung dari para peternak dan blantik sapi yang selama ini bergantung pada pasar hewan sebagai pusat transaksi.

“Kondisi pasar sudah tidak layak, banyak bangunan rusak dan atap bocor. Ini yang dikeluhkan para peternak dan pedagang, karena sangat berpengaruh terhadap aktivitas jual beli,” kata Feri di sela kegiatan Kontes APPSI di Wonoland Andongsili, Mojotengah, Sabtu (25/4/2026).

Menurutnya, kondisi pasar yang tidak nyaman membuat aktivitas transaksi menurun. Bahkan, sebagian pelaku usaha ternak mulai enggan bertransaksi di Pasar Wonolelo.

“Kalau kondisi seperti ini terus, pasar jadi sepi. Padahal ini pusat pertemuan peternak dan pedagang, yang seharusnya bisa menggerakkan ekonomi,” ujarnya.

Di sisi lain, Feri mengungkapkan bahwa minat peternak mengikuti kontes sapi justru terus meningkat. Kontes APPSI Jateng Season 3 di Wonosobo bahkan mencatat jumlah peserta yang membludak dan berpotensi memecahkan rekor.

- Advertisement -

“Baru enam kelas saja sudah ada sekitar 154 peserta. Totalnya diperkirakan bisa mencapai 250 peserta lebih,” ungkapnya.

Peserta tidak hanya berasal dari wilayah Jawa Tengah, tetapi juga datang dari berbagai daerah seperti Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Timur, Yogyakarta, hingga Kalimantan.

Menurut Feri, tingginya animo tersebut menunjukkan bahwa sektor peternakan, khususnya sapi, masih memiliki potensi besar untuk dikembangkan.

“Kontes seperti ini bukan sekadar lomba, tapi juga ajang silaturahmi antarpeternak dari berbagai daerah,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Menteri Pertanian RI, Sudaryono, langsung merespons dengan meminta jajarannya untuk segera menindaklanjuti kondisi Pasar Hewan Wonolelo.

“Saya minta jajaran Kementerian Pertanian untuk segera meninjau kondisi pasar hewan di Wonosobo ini, agar bisa dilihat apa yang perlu dibantu dan diperbaiki,” ujarnya.

- Advertisement -

Menurutnya, keberadaan pasar hewan yang layak menjadi bagian penting dalam mendukung ekosistem peternakan, termasuk dalam memperlancar distribusi dan transaksi ternak.

Sementara itu, Feri menyebut aspirasi perbaikan pasar tersebut telah disampaikan langsung kepada para pejabat yang hadir dalam kegiatan tersebut.

“Kami berharap ada perhatian serius agar Pasar Wonolelo bisa segera dibenahi dan kembali menjadi pusat ekonomi peternak di Wonosobo,” ucapnya.

Ia menambahkan, perbaikan tidak hanya pada fisik bangunan, tetapi juga sistem pengelolaan dan pemasaran agar pasar lebih hidup dan kompetitif.***

Editor : Agus Hidayat

Share This Article
Lintas Topik adalah media online yang memuat berbagai berita dalam berbagai genre. Namun lebih berfokus pada konten lokal dan olah raga. Dikelola oleh tenaga jurnalis yang berkompeten di bidang media. Selain itu Lintas Topik juga memiliki chanel Podcsat yang secara rutin disiarkan dua kali seminggu di dua Radio Radio Citra Fm, Purnamasidi Fm dan Channel Youtube.
Leave a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version