Ad image

PMI Asal Wonosobo Meninggal di Malaysia, Malam Sebelumnya Sempat Video Call Dengan Ibunya

3 Min Read
Jenazah Rini Setyowati, Pekerja Migran indonesia asal Desa Sindupaten Kertek Wonosobo yang meninggal di Malaysia tiba d rumah duka. (LT/ dok pribadi)

Wonosobo (Lintas Topik.com) – Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Sindupaten, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo, Rini Setyowati (26), meninggal dunia di Malaysia pada Minggu , 3 Mei 2026

Korban diketahui telah bekerja di Malaysia sejak 2020. Awalnya, Rini bekerja di sebuah pabrik setelah lulus dari SMK Negeri 1 Wonosobo. Namun, dalam perjalanannya ia sempat berpindah-pindah tempat kerja hingga terakhir bekerja di sebuah rumah makan di Kuala Lumpur.

Kabar duka tersebut mengejutkan pihak keluarga. Ayah korban, Prayit, mengaku sangat terpukul saat menerima informasi meninggalnya sang anak.

“Dia sudah berangkat sekitar enam tahun lalu dan baru sekali pulang, itu pun setelah tiga tahun bekerja. Saya kaget sekali saat dikabari meninggal,” ujarnya.

Meski demikian, pihak keluarga berusaha menerima kejadian tersebut sebagai takdir.

Sementara itu, ibu korban menyebutkan bahwa sehari sebelum meninggal, dirinya masih sempat berkomunikasi melalui video call dengan Rini dan tidak melihat tanda-tanda sakit.

- Advertisement -

“Sabtu malam masih video call, tidak ada keluhan apa-apa. Kami juga memang sering berkomunikasi,” ungkapnya.

Berdasarkan dokumen yang diterbitkan pihak Malaysia dan KBRI di Kuala Lumpur, korban diduga mengalami sesak napas dan gangguan jantung pada Minggu pagi. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit oleh rekannya, namun pada siang hari dinyatakan meninggal dunia.

Jenazah Rini tiba di rumah duka di Desa Sindupaten pada Selasa sore (5/5/2026)  setelah sebelumnya mendarat di Bandara YIA Kulon Progo, dan langsung dimakamkan pada hari yang sama.

Suasana duka masih menyelimuti rumah keluarga korban. Kakak korban, Dewi Nur Fatimah, menyampaikan bahwa proses pemulangan jenazah berjalan lancar hingga tiba di rumah duka.

Dewi menambahkan sebelumnya almarhumah berkeinginan untuk pulang pada bulan Mei ini setelah kontraknya berakhir. 

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja (P3TK) Disnakertrans Kabupaten Wonosobo, Dwi Sulistiyani, menyampaikan bahwa berdasarkan penelusuran awal, korban awalnya mendaftar secara prosedural dan sempat pulang. Dikeberangkatan kedua, korban memilih jalur mandiri

- Advertisement -

“Dari hasil pengecekan di sistem, yang bersangkutan tidak terdata sebagai PMI resmi,” jelasnya saat dihubungi Lintas Topik.com, Rabu (6/5/2026).

Pihak Disnakertrans juga menyatakan siap mendampingi keluarga korban apabila membutuhkan bantuan, terutama dalam hal pengurusan administrasi maupun akses informasi terkait kasus tersebut.

“Jika keluarga memerlukan pendampingan, kami akan membantu dan meneruskan sesuai jenjang koordinasi, mulai dari BP3MI hingga ke KBRI di negara penempatan,” tambahnya.

Disnakertrans pun kembali mengingatkan masyarakat untuk menempuh jalur resmi dalam bekerja ke luar negeri guna memastikan perlindungan hukum dan keselamatan selama bekerja. ***

Editor : Agus Hidayat

Share This Article
Lintas Topik adalah media online yang memuat berbagai berita dalam berbagai genre. Namun lebih berfokus pada konten lokal dan olah raga. Dikelola oleh tenaga jurnalis yang berkompeten di bidang media. Selain itu Lintas Topik juga memiliki chanel Podcsat yang secara rutin disiarkan dua kali seminggu di dua Radio Radio Citra Fm, Purnamasidi Fm dan Channel Youtube.
Leave a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version