Ad imageAd image

PSG Pertahankan Takhta Eropa, Arsenal Tumbang Dramatis Lewat Adu Penalti di Final Liga Champions

Lintas Topik Author
4 Min Read
Paris Saint Germain akhirnya berhasil mempertahankan gelar juara Liga Champions ssetelah mengalahkan Arsenal lewat adu penalti dengan skor 4-3 di Puskas Arena Budapest, Sabtu 30/5/2026. ( dok. PSG FC).

Budapest – Paris Saint-Germain sukses mempertahankan gelar Liga Champions usai mengalahkan Arsenal dengan skor 4-3 dalam adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 1-1 hingga 120 menit pada final Liga Champions 2025/2026 di Puskás Aréna, Sabtu (30/5) malam waktu setempat.

Kemenangan ini membuat PSG meraih gelar Liga Champions kedua secara beruntun sekaligus menjadi klub pertama sejak Real Madrid yang mampu mempertahankan trofi paling prestisius di Eropa.

Arsenal tampil lebih agresif sejak menit awal dan langsung mengejutkan PSG ketika laga baru berjalan enam menit. Berawal dari kemelut di depan gawang, sapuan kapten PSG, Marquinhos, justru membentur pemain Arsenal dan bola jatuh ke kaki Kai Havertz. Penyerang Jerman itu dengan tenang mengontrol bola sebelum melepaskan tembakan keras yang menghujam atap gawang PSG untuk membawa The Gunners unggul 1-0.

Gol tersebut membuat Arsenal bermain semakin percaya diri. Pasukan Mikel Arteta mampu meredam kreativitas lini tengah PSG dan memaksa juara Prancis itu kesulitan menciptakan peluang bersih sepanjang babak pertama. Hingga turun minum, keunggulan Arsenal tetap bertahan.

Memasuki babak kedua, PSG mulai meningkatkan intensitas serangan. Trio lini depan yang dimotori Ousmane Dembele dan Khvicha Kvaratskhelia terus menekan pertahanan Arsenal yang tampil disiplin sepanjang pertandingan.

Titik balik pertandingan hadir pada menit ke-65. Kvaratskhelia berhasil menusuk ke kotak penalti dan dijatuhkan Cristhian Mosquera. Wasit Daniel Siebert tanpa ragu menunjuk titik putih. Ousmane Dembele yang maju sebagai eksekutor sukses menaklukkan David Raya untuk mengubah skor menjadi 1-1.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Gol penyama kedudukan membuat laga semakin terbuka. PSG tampil dominan dalam penguasaan bola, sementara Arsenal mengandalkan transisi cepat dan serangan balik. Namun hingga waktu normal berakhir, tidak ada tambahan gol yang tercipta.

Pada babak tambahan waktu, kedua tim sama-sama memperoleh peluang emas. Arsenal sempat melancarkan beberapa serangan berbahaya melalui pemain pengganti, sementara PSG terus menekan melalui pergerakan Dembele dan Kvaratskhelia. Meski demikian, ketangguhan kedua lini pertahanan membuat skor 1-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Pemenang akhirnya harus ditentukan melalui adu penalti.

Drama terjadi dalam babak tos-tosan tersebut. Kedua tim saling berbalas gol hingga penendang terakhir. Arsenal sempat menjaga asa, namun Gabriel Magalhães yang menjadi algojo kelima gagal menjalankan tugasnya setelah tendangannya melambung di atas mistar gawang. Kegagalan itu memastikan kemenangan PSG dengan skor 4-3 dalam adu penalti.

Bagi Arsenal, hasil ini memperpanjang penantian mereka untuk meraih trofi Liga Champions pertama sepanjang sejarah klub. Final ini juga mengingatkan kembali luka lama The Gunners saat kalah dari Barcelona pada final 2006, yang hingga kini masih menjadi satu-satunya penampilan mereka di partai puncak sebelum musim ini.

Sebaliknya, kemenangan di Budapest semakin menegaskan dominasi PSG di sepak bola Eropa era modern. Di bawah arahan Luis Enrique, klub ibu kota Prancis itu tidak hanya berhasil mempertahankan gelar, tetapi juga menunjukkan mental juara dengan memenangi enam adu penalti beruntun dalam berbagai kompetisi.

- Advertisement -
Ad imageAd image

PSG pun menutup musim dengan sempurna, sementara Arsenal harus pulang dengan rasa pahit setelah hanya berjarak satu tendangan dari mimpi mengangkat trofi Liga Champions untuk pertama kalinya.

Share This Article
Lintas Topik adalah media online yang memuat berbagai berita dalam berbagai genre. Namun lebih berfokus pada konten lokal dan olah raga. Dikelola oleh tenaga jurnalis yang berkompeten di bidang media. Selain itu Lintas Topik juga memiliki chanel Podcsat yang secara rutin disiarkan dua kali seminggu di dua Radio Radio Citra Fm, Purnamasidi Fm dan Channel Youtube.
Leave a Comment