Ad image

Ribuan Jemaah Padati Shalat Idul Adha di Garung Kalikajar Wonosobo, Beribadah dengan Latar Gunung Sumbing dan Sindoro

3 Min Read
Ribuan jamaah memadati lapangan Dusun Garung Desa Butuh Kecamatasn kalikajar Wonosobo. ( LT / Ida Agus)

Wonosobo ( Lintas Topik.com)– Lautan jemaah memadati Lapangan Dusun Garung, Desa Butuh, Kecamatan Kalikajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, saat pelaksanaan Shalat Idul Adha 1447 Hijriah, Rabu (27/5/2026) pagi.

 Ibadah yang digelar di kawasan kaki Gunung Sumbing dan Gunung Sindoro itu kembali menjadi magnet bagi umat Islam dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara.

Panitia mencatat jumlah jemaah yang hadir mencapai lebih dari 27 ribu orang. Sejak dini hari, ribuan peserta sudah berdatangan untuk mendapatkan tempat terbaik di area lapangan yang dikenal memiliki panorama alam spektakuler tersebut.

Antusiasme jemaah terlihat sejak sekitar pukul 02.00 WIB. Saat fajar mulai menyingsing, lapangan dan area sekitarnya telah dipenuhi jamaah hingga meluber ke ruas jalan desa sepanjang ratusan meter.

Tidak hanya berasal dari Wonosobo dan wilayah Jawa Tengah, sejumlah jemaah datang dari berbagai daerah seperti Jambi, Kalimantan, Sulawesi, hingga Malaysia. 

Banyak di antara mereka sengaja menempuh perjalanan jauh demi merasakan pengalaman melaksanakan Shalat Idul Adha dengan latar dua gunung kembar yang menjadi ikon kawasan tersebut.

- Advertisement -

Kepala Desa Butuh, Dzikroni, mengatakan tingginya jumlah pengunjung setiap tahun mendorong warga untuk terlibat aktif dalam penyelenggaraan kegiatan.

 Masyarakat secara swadaya menyediakan tempat menginap bagi tamu dari luar daerah serta menyiapkan berbagai kebutuhan jemaah.

Usai pelaksanaan salat, panitia dan warga juga membagikan makanan gratis berupa nasi megono dan tempe kemul, dua kuliner khas Wonosobo. 

Sebanyak 1.447 porsi nasi megono disiapkan sebagai simbol tahun Hijriah saat ini, disertai ribuan potong tempe kemul yang dibagikan kepada para jemaah.

Salah seorang jemaah asal Jakarta, Supriyadi, mengaku terkesan dengan suasana ibadah di Dusun Garung. 

Menurutnya, perpaduan antara kekhusyukan ibadah, keindahan alam, serta keramahan warga menjadi daya tarik utama yang membuat banyak orang rela datang dari berbagai daerah.

- Advertisement -

Selain menjadi agenda keagamaan, kegiatan tahunan tersebut juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat.

 Kehadiran puluhan ribu pengunjung membawa berkah bagi pelaku usaha mikro, pedagang makanan, penyedia jasa parkir, hingga warga yang membuka penginapan sementara di sekitar lokasi.

Pelaksanaan Shalat Idul Adha di Dusun Garung dalam beberapa tahun terakhir memang berkembang menjadi salah satu destinasi wisata religi yang dikenal luas.

Keunikan lokasi yang berada di antara Gunung Sumbing dan Gunung Sindoro menjadikan momentum ibadah ini tidak hanya menghadirkan suasana khusyuk, tetapi juga pengalaman yang berkesan bagi para jemaah.***

Editor : Agus Hidayat

Share This Article
Lintas Topik adalah media online yang memuat berbagai berita dalam berbagai genre. Namun lebih berfokus pada konten lokal dan olah raga. Dikelola oleh tenaga jurnalis yang berkompeten di bidang media. Selain itu Lintas Topik juga memiliki chanel Podcsat yang secara rutin disiarkan dua kali seminggu di dua Radio Radio Citra Fm, Purnamasidi Fm dan Channel Youtube.
Leave a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version