Wonosobo ( LintasTopik.com) – Kebakaran nyaris menghanguskan rumah warga di Dusun Kalikuto RT 14 RW 4, Desa Candimulyo, Kecamatan Kertek, Senin (24/8/2026) malam.
Api muncul sekitar pukul 20.10 WIB. Saat itu penghuni rumah, Ahmad Basirun bersama istrinya, Sri Lestari, serta dua anaknya, Ahmad Basri dan Amaliya, sedang beraktivitas seperti biasa.
Situasi berubah ketika api tiba-tiba muncul dari bagian stopkontak. Api dengan cepat menyambar barang-barang di sekitar kamar dan sempat merambat hingga bagian atap rumah.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung melakukan upaya pemadaman secara manual sembari menghubungi petugas pemadam kebakaran. Berkat tindakan cepat warga, api berhasil dikendalikan sebelum meluas ke bagian rumah lainnya.
Tim Damkar Wonosobo menerima laporan pada pukul 20.14 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 20.35 WIB atau 19 menit setelah kejadian dilaporkan.
Setibanya di lokasi, petugas dengan armada Unit Kajama dan Unit Thanoz melakukan penyemprotan untuk pendinginan sekaligus pemeriksaan ulang guna memastikan tidak ada bara maupun sumber api yang berpotensi kembali memicu kebakaran.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Namun, kebakaran mengakibatkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp15 juta.
Sementara itu, aset senilai lebih dari Rp100 juta diperkirakan berhasil diselamatkan. Penghuni rumah menjadi objek utama penyelamatan dalam kejadian tersebut.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik pada stopkontak.
Kepala Pelaksana BPBD Wonosobo, Sumekto Hendro Kustanto, mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap sepele instalasi listrik di rumah, terutama bagian stopkontak dan sambungan kabel yang digunakan setiap hari.
“Masyarakat kami imbau rutin memeriksa instalasi listrik di rumah. Jangan menggunakan stopkontak secara berlebihan dan segera ganti kabel atau perangkat listrik yang sudah rusak. Korsleting bisa terjadi sewaktu-waktu dan dalam hitungan menit api dapat merambat ke barang-barang di sekitarnya,” ujar Sumekto.
Menurutnya, kecepatan warga dalam merespons kejadian juga sangat penting. Ketika api masih kecil dan kondisi memungkinkan, masyarakat dapat melakukan pemadaman awal, namun tetap harus mengutamakan keselamatan penghuni dan segera menghubungi petugas. ***
Editor : Agus Hidayat
