WONOSOBO – Kontingen Wonosobo menambah empat medali emas dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII, Rabu (28/10/2026). Tambahan tersebut membuat total perolehan emas Wonosobo mencapai delapan keping, semakin mendekati target 10 medali emas yang dicanangkan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Wonosobo.
Empat medali emas tambahan itu berasal dari tiga cabang olahraga (cabor), yakni aeromodelling yang menyumbangkan dua emas, pencak silat nomor jurus beregu putra satu emas, serta paralayang satu emas.
Capaian tersebut memperbesar peluang kontingen Wonosobo untuk memenuhi target yang telah ditetapkan. Terlebih, sejumlah atlet dari beberapa cabang olahraga masih berpeluang menambah medali emas pada sisa pertandingan Porprov Jateng 2026.
Sebelum tambahan empat emas tersebut, Wonosobo telah mengumpulkan empat medali emas dari sejumlah cabang olahraga. Dua emas berasal dari arung jeram kelas R4 sprint putri dan R4 slalom putri, satu emas dari muaythai putri, serta satu emas lainnya dari aeromodelling putra.
Dengan demikian, hingga Kamis(29/10/2026), total delapan medali emas telah dikumpulkan kontingen Wonosobo.
Sejumlah Cabor Masih Berpeluang Menambah Emas
Ketua KONI Wonosobo, Khozin, menyebut peluang untuk menambah medali emas masih terbuka. Beberapa atlet masih akan berlaga dalam pertandingan yang berpotensi menghasilkan prestasi bagi kontingen Wonosobo.
Atlet tinju putri, misalnya, telah memastikan tempat di babak final. Selain itu, peluang meraih emas juga masih terbuka dari cabang olahraga kick boxing, balap motor, e-sport, pencak silat, dan renang.
Peluang tersebut menjadi modal bagi Wonosobo untuk mengejar target 10 medali emas. Dengan perolehan sementara delapan emas, kontingen hanya membutuhkan dua medali emas tambahan untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkan KONI.
Meski demikian, peluang tersebut tetap bergantung pada hasil pertandingan yang akan dijalani masing-masing atlet.

Dukungan Langsung untuk Atlet
Di tengah persaingan memperebutkan medali, dukungan dari jajaran pemerintah daerah dan pengurus olahraga turut diberikan kepada para atlet Wonosobo.
Wakil Bupati Wonosobo Amir Husein, yang juga menjabat Ketua Kontingen Porprov Jateng XVII Wonosobo, hadir langsung menyaksikan perjuangan atlet paralayang, Dwiko. Amir menunggui atlet tersebut sejak pagi saat menjalani pertandingan hingga mendarat di landasan paralayang di kawasan bawah Gunung Gajah, Telomoyo, Getasan, Kabupaten Semarang.
Sementara itu, Ketua KONI Wonosobo Khozin bersama Wakil Ketua KONI, dr. Danang Sananto S., juga menyaksikan langsung perjuangan atlet aeromodelling di Bandara Ngloram, Cepu, Kabupaten Blora.
Dukungan tersebut diberikan di tengah perjuangan para atlet yang harus menghadapi persaingan ketat untuk meraih hasil terbaik.
Wakil Bupati Wonosobo Amir Husein mengapresiasi kerja keras dan kegigihan atlet dari berbagai cabang olahraga yang berjuang membawa nama daerah.
Menurut dia, capaian delapan medali emas merupakan hasil perjuangan para atlet yang patut diapresiasi. Perolehan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa target 10 emas semakin dekat untuk dicapai.
“Perjuangan para atlet di semua cabor olahraga sudah sangat luar biasa. Mereka tentu ingin memberikan yang terbaik bagi Wonosobo. Capaian delapan medali emas sudah makin mendekati target yang dicanangkan KONI, yakni 10 medali emas,” tandasnya.
Dengan masih adanya sejumlah cabang olahraga yang berpeluang menyumbangkan medali, kontingen Wonosobo kini berupaya memaksimalkan kesempatan yang tersisa untuk memenuhi target perolehan emas pada Porprov Jawa Tengah XVII 2026.







