Ad imageAd image

60 Warga Rogojati Wonosobo Mendadak Mual dan Muntah, Air Bersih Diduga Tercemar

Lintas Topik Author
3 Min Read

Wonosobo (Lintas Topik.com) — Puluhan warga Desa Rogojati, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Wonosobo mengalami keluhan mual, muntah, dan diare sejak Sabtu (9/5/2026) malam.

Hingga Senin (11/5/2026), jumlah warga yang menjalani pengobatan terus bertambah dan diduga berkaitan dengan pencemaran sumber air bersih.

Kepala Desa Rogojati, Eti Subiyarti, mengatakan kasus pertama diketahui saat beberapa warga berobat ke Puskesmas Sukoharjo dengan gejala serupa.

“Awalnya ada beberapa warga yang berobat dengan keluhan mual, muntah, dan diare. Namun sampai hari ini jumlahnya terus bertambah,” kata Eti kepada Lintas Topik, Senin (11/5/2026).

Menurutnya, pemerintah desa langsung berkoordinasi dengan Puskesmas Sukoharjo dan pihak kecamatan untuk melakukan penanganan.

Petugas kesehatan kemudian turun ke lapangan mendata warga yang sakit sekaligus mengambil sampel air dari sejumlah sumber mata air yang digunakan warga.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Eti menjelaskan, dugaan sementara mengarah pada pencemaran air karena tidak ditemukan adanya kegiatan makan bersama, hajatan, maupun pesta yang melibatkan banyak warga sebelum kejadian berlangsung.

“Di Tambangan ini ada tiga sumber mata air. Sampel air sudah diambil untuk diperiksa di laboratorium. Kami belum bisa memastikan sumbernya sebelum hasil lab keluar,” ujarnya.

Untuk mempercepat pelayanan kesehatan, Puskesmas Sukoharjo membuka pos pelayanan kesehatan di PKD setempat agar warga tidak perlu antre di puskesmas.

Menurut Eti, hingga Senin siang terdapat sekitar 32 warga yang menjalani pemeriksaan di PKD. Sementara puluhan lainnya sebelumnya telah berobat ke Puskesmas Sukoharjo.

“Korban mulai dari balita sampai orang dewasa. Keluhannya rata-rata mual dan muntah, sebagian disertai diare,” katanya.

Salah satu warga yang mengalami kondisi tersebut adalah Yayuk, warga Desa Rogojati. Ia bersama anaknya sempat menjalani perawatan di IGD Puskesmas Sukoharjo 1 akibat mengalami muntah-muntah.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Awalnya anak saya muntah-muntah, tidak lama saya juga ikut sakit. Badan lemas dan mual terus,” ujar Yayuk.

Setelah mendapatkan penanganan medis, kondisi keduanya berangsur membaik meski masih dalam pemantauan petugas kesehatan.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Sukoharjo 1, Noman Kumoro, mengatakan pihaknya baru menerima laporan pada Minggu malam dan langsung melakukan pendataan terhadap warga yang mengalami gejala serupa.

“Sampai hari ini data yang masuk ada 33 orang. Gejalanya mual, muntah, dan diare,” ujarnya.

Puskesmas juga telah mengambil sampel air untuk diperiksa di laboratorium guna memastikan penyebab kejadian tersebut.

Hasil pemeriksaan diperkirakan baru keluar dalam beberapa hari ke depan.

Menurut Noman, kasus tersebut masih dikategorikan sebagai peningkatan kasus dan belum ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).

“Masih peningkatan kasus, belum masuk kategori KLB. Penetapan KLB itu kewenangan dinas kesehatan,” jelasnya.

Ia menambahkan, sebagian besar pasien mengalami gejala ringan dan kondisi mereka berangsur membaik. Hingga Senin siang, hanya dua pasien yang masih menjalani perawatan di puskesmas.

Puskesmas juga membuka pos kesehatan di Desa Rogojati untuk memantau perkembangan kondisi warga dan memberikan layanan pengobatan gratis bagi warga yang mengalami gejala serupa.***

Editor : Agus Hidayat

Share This Article
Lintas Topik adalah media online yang memuat berbagai berita dalam berbagai genre. Namun lebih berfokus pada konten lokal dan olah raga. Dikelola oleh tenaga jurnalis yang berkompeten di bidang media. Selain itu Lintas Topik juga memiliki chanel Podcsat yang secara rutin disiarkan dua kali seminggu di dua Radio Radio Citra Fm, Purnamasidi Fm dan Channel Youtube.
Leave a Comment