Wonosobo (LintasTopik.com) — Camat Sapuran Alfun Haka memanggil tiga calon kepala desa Batursari ke Kantor Kecamatan Sapuran, Selasa (29/9/2026), menyusul gesekan antarpendukung seusai pengundian nomor urut sehari sebelumnya. Ketiganya ialah petahana Jumadi, Solehan, dan Sungkono.
Dalam pertemuan itu, ketiga calon sepakat mengondisikan tim masing-masing untuk menjaga situasi tetap aman selama tahapan Pilkades. Mereka juga sepakat bahwa setiap calon bebas bersilaturahmi dengan warga tanpa dihalang-halangi pendukung calon lain.
Kesepahaman lainnya menyangkut mobilisasi pemilih. Panitia akan memfasilitasinya. Apabila anggaran kurang, ketiga calon siap menanggung kekurangannya secara bersama. Bentuk fasilitas dan kebutuhan anggarannya belum dirinci.
Gesekan antarpendukung terjadi di Desa Batursari, Kecamatan Sapuran, Senin (28/9/2026), setelah penetapan calon dan pengundian nomor urut. Video yang beredar di media sosial memperlihatkan sejumlah orang saling kejar.
Alfun menjelaskan, kejadian bermula saat seorang pendukung calon melintas dengan sepeda motor berknalpot brong dalam perjalanan pulang. Ia melewati kelompok pendukung calon lain yang sedang duduk-duduk. Suara knalpot tersebut dianggap sebagai bentuk tantangan.
Alfun meluruskan keterangan awal mengenai motor yang disebut digeber. Setelah diklarifikasi, menurut dia, pengendara itu hanya melintas.
“Tidak bleyer-bleyer sebetulnya, cuma lewat saja,” kata Alfun kepada Lintas Topik, Selasa (29/9/2026).
Kesalahpahaman itu sempat memicu gesekan. Namun, Alfun menegaskan tidak ada pemukulan maupun penganiayaan. Ia sebelumnya menyebut tindakan yang terjadi sebatas menarik kaos, seperti terlihat dalam video.
Menurut Alfun, Kapolsek, Danramil, dan Sekcam Sapuran berada di lokasi saat kejadian. Panitia Pilkades dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) turut membantu menyelesaikan persoalan tersebut. Ia memastikan situasi sudah kembali aman.
Alfun mengatakan pihak kecamatan bersama unsur Forkopimcam akan mengedepankan sosialisasi dan pendekatan persuasif untuk mencegah kejadian serupa. Jika situasi politik memanas, ia mempertimbangkan untuk menggelar doa bersama dan deklarasi damai lebih awal dari rencana semula menjelang masa kampanye pada November.






