Wonosobo (Lintas Topik.com) – Obyek wisata Curug Sikarim resmi ditutup untuk kunjungan wisatawan mulai Minggu (15/2), menyusul longsor yang menerjang area parkir dan menyeret lima sepeda motor pada Sabtu (14/2) sore.
Penutupan dilakukan sebagai langkah antisipasi pasca longsor yang dipicu hujan berintensitas tinggi.
Hingga Minggu pagi, tim gabungan masih melakukan penyisiran di lokasi untuk mencari kendaraan yang belum ditemukan.
Sejumlah wisatawan tampak kecewa setelah mengetahui obyek wisata tersebut tidak dibuka.
Pintu masuk ke Curug Sikarim masih dirantai dan digembok.
Lisa, wisatawan asal Yogyakarta, mengaku sudah merencanakan kunjungan jauh-jauh hari.
“Saya kecewa tidak bisa menikmati Curug Sikarim yang terkenal indah,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Toso, pengemudi jeep wisata yang membawa rombongan wisatawan.
Ia mengaku tidak mendapat informasi terkait penutupan tersebut sebelum tiba di lokasi.
“Kami baru tahu kalau Sikarim ditutup saat sampai di sini,” katanya.
Petugas lapangan Perhutani, Edi, membenarkan penutupan sementara dilakukan akibat dampak longsor di area parkir.
Menurutnya, belum dapat dipastikan hingga kapan obyek wisata tersebut akan kembali dibuka.
“Penutupan dilakukan demi keselamatan pengunjung. Untuk durasinya masih menunggu hasil evaluasi,” jelasnya.
Koordinator TRC BPBD Wonosobo, Sabarno, mengatakan proses pencarian kendaraan masih terus dilakukan. Dari lima sepeda motor yang terbawa longsor, tiga unit telah ditemukan.
Satu di antaranya ditemukan dalam kondisi rusak berat pada Minggu pagi.
“Hari ini pencarian masih kami lanjutkan bersama relawan,” katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan lereng pegunungan di Kecamatan Kejajar, Sabtu sore.***
Editor : Agus Hidayat
.
