Wonosobo (Lintas Topik.com) — Proses evakuasi sopir truk bermuatan kayu yang terjepit di dalam kabin berlangsung dramatis saat kecelakaan beruntun melibatkan empat kendaraan roda empat dan satu sepeda motor terjadi di Jalan Parakan–Kertek, tepatnya di Dusun Madukoro, Desa Candimulyo, Kecamatan Kertek, Kabupaten Wonosobo, Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.
Benturan keras dalam kecelakaan tersebut menyebabkan kabin truk bermuatan kayu ringsek parah hingga membuat sopir terjebak di dalam kendaraan. Truk juga berada dalam posisi miring di badan jalan, sehingga menyulitkan proses penyelamatan.
Tubuh korban terjepit di sisi kanan kabin, tepat di bawah kemudi, membuat proses evakuasi menjadi cukup rumit.
Tim SAR gabungan yang menerima laporan kejadian segera menuju lokasi untuk melakukan penyelamatan. Namun kondisi kabin yang hancur dan ruang sempit di dalam kendaraan membuat proses evakuasi tidak mudah dilakukan.
Koordinator Pos Basarnas Wonosobo, Deni Fitra Maulana, mengatakan pihaknya menerima laporan adanya pengemudi yang terjepit di dalam kabin kendaraan.
“Kami menerima laporan bahwa ada driver yang terjepit di sisi sebelah kanan atau bawah kemudi dalam posisi kendaraan miring. Kesulitan yang kami hadapi karena kabin ini ringsek terlalu dalam sehingga posisi korban terjepit di posisi yang lumayan sulit,” ujarnya.
Petugas SAR kemudian menggunakan berbagai peralatan penyelamatan untuk membuka ruang di antara besi-besi kabin yang terlipat. Proses evakuasi berlangsung menegangkan karena posisi korban yang sulit dijangkau.
Dengan kerja sama tim SAR gabungan di lokasi, korban akhirnya berhasil dikeluarkan dari dalam kabin sekitar 20 menit setelah proses evakuasi dimulai.
“Alhamdulillah dengan bantuan teman-teman dari SAR gabungan kita bisa melakukan evakuasi dengan cepat,” kata Deni.
Namun setelah berhasil dikeluarkan dari dalam kendaraan, korban diketahui sudah dalam kondisi meninggal dunia.
Kecelakaan beruntun tersebut juga sempat menyebabkan arus lalu lintas di jalur Parakan–Kertek tersendat karena proses evakuasi kendaraan dan penanganan korban di lokasi kejadian. ***
Editor : Agus Hidayat
