Ad image

Kebakaran Landa Kampung Singkir Wonosobo, Delapan Rumah Terbakar dan 28 Jiwa Mengungsi

4 Min Read
oplus_2

Wonosobo ( Lintas Topik .com) –Kebakaran melanda permukiman padat penduduk di Kampung Singkir RT 02 RW 04, Kelurahan Jaraksari, Kabupaten Wonosobo pada Jumat (26/6/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.

Peristiwa tersebut menghanguskan delapan rumah warga dan memaksa 28 jiwa dari delapan kepala keluarga mengungsi ke lokasi sementara.

Berdasarkan keterangan di lokasi, api diduga berasal dari korsleting listrik di salah satu rumah milik warga.

“Diindikasikan penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik,” ungkap Lurah Jaraksari, Yulianto

Meski menyebabkan kerusakan cukup besar, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

“Tidak ada korban jiwa,” ucapnya.

- Advertisement -

Salah seorang korban kebakaran, Mujio, mengaku saat kejadian dirinya sedang tertidur bersama keluarga.

Ia baru terbangun setelah mendengar teriakan warga yang berusaha membangunkan penghuni rumah karena api sudah membesar.

“Saya sedang tidur. Ada teriak-teriak suruh bangun, pas saya keluar api sudah besar di atas rumah. Atapnya ambrol, saya langsung lari,” ungkapnya.

Mujio mengatakan kobaran api berlangsung sangat cepat sehingga ia dan keluarganya hanya sempat menyelamatkan diri.

Sebagian besar harta benda yang berada di dalam rumah tidak sempat dievakuasi karena api sudah lebih dulu melahap bangunan.

Data sementara menunjukkan delapan rumah terdampak kebakaran. Dari jumlah tersebut, tujuh rumah mengalami kerusakan berat, sementara satu rumah lainnya mengalami kerusakan cukup parah.

- Advertisement -

Besarnya kobaran api membuat proses pemadaman berlangsung cukup lama.

Selain material bangunan yang mudah terbakar, sebagian besar rumah diketahui merupakan bangunan semi permanen sehingga api dengan cepat merambat ke bangunan di sekitarnya.

Hingga kini, nilai kerugian materi masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.

Pascakebakaran, sebanyak delapan kepala keluarga atau 28 jiwa harus meninggalkan rumah mereka.

Pemerintah setempat menyiapkan Gedung Pemuda sebagai lokasi penampungan sementara bagi warga terdampak.

Sebagian korban juga memilih tinggal bersama kerabat maupun anggota keluarga yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

Langkah tersebut dilakukan sembari menunggu proses pendataan serta penanganan lanjutan terhadap para korban.

Staf lapangan Damkar Wonosobo, Sandi, menjelaskan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 04.00 WIB.

Petugas kemudian mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran serta satu unit kendaraan penyuplai air menuju lokasi.

“Kita mengerahkan dua unit damkar beserta satu suplai air,” ungkapnya

Proses pemadaman hingga pendinginan berlangsung hampir dua jam.

Meski demikian, petugas menghadapi sejumlah kendala di lapangan.

Selain keterbatasan sumber air yang harus diambil dari lokasi lain, akses menuju titik kebakaran juga cukup sulit karena gang permukiman dipenuhi kendaraan warga.

Kondisi kawasan yang padat penduduk turut memperbesar risiko api merambat dari satu rumah ke rumah lainnya.

Beruntung, kendaraan pemadam masih dapat menjangkau area yang cukup dekat dengan titik kebakaran sehingga api berhasil dikendalikan sebelum meluas lebih jauh.

Hingga Jumat pagi, suasana di lokasi kebakaran masih dipenuhi aktivitas warga yang bergotong royong membersihkan puing-puing bangunan.

Sejumlah rumah yang terdampak tampak hangus, bahkan beberapa di antaranya rata dengan tanah setelah seluruh bagian bangunan dilalap api.

Asap tipis masih terlihat mengepul dari beberapa titik bekas kebakaran.

Di sela-sela puing bangunan, warga bersama relawan berusaha memilah barang-barang yang masih dapat diselamatkan. ***

Editor : Agus Hidayat

Share This Article
Lintas Topik adalah media online yang memuat berbagai berita dalam berbagai genre. Namun lebih berfokus pada konten lokal dan olah raga. Dikelola oleh tenaga jurnalis yang berkompeten di bidang media. Selain itu Lintas Topik juga memiliki chanel Podcsat yang secara rutin disiarkan dua kali seminggu di dua Radio Radio Citra Fm, Purnamasidi Fm dan Channel Youtube.
Leave a Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version