Ad imageAd image

Sepatu Pink Dominasi Piala Dunia 2026, Strategi Dagang Produsen atau Tren Baru Sepak Bola?

Lintas Topik Author
3 Min Read

Lintas Topik.com–Piala Dunia 2026 tidak hanya menghadirkan persaingan sengit antarnegara. Di balik pertandingan yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, persaingan lain juga terjadi di kaki para pemain.

Sepatu berwarna pink menjadi salah satu fenomena yang paling mencolok pada turnamen kali ini. Hampir di setiap pertandingan, pemain dari berbagai tim terlihat mengenakan sepatu berwarna pink, fuchsia, atau kombinasi warna terang yang kontras dengan rumput lapangan.

Fenomena tersebut ternyata bukan sekadar soal selera pemain.

Sejumlah laporan media internasional menyebut warna pink dipilih oleh produsen perlengkapan olahraga karena dinilai paling efektif menarik perhatian penonton. Warna tersebut menghasilkan kontras tinggi dengan lapangan hijau sehingga mudah terlihat dalam siaran televisi, tayangan ulang, maupun potongan video di media sosial.

Nike, Adidas, Puma hingga New Balance diketahui sama-sama meluncurkan koleksi sepatu bernuansa pink menjelang Piala Dunia 2026. Keputusan itu membuat warna yang sebelumnya jarang digunakan di lapangan sepak bola kini justru mendominasi turnamen terbesar dunia tersebut.

Menurut laporan Footy Headlines yang mengutip tim pengembangan sepatu Nike, warna pink dipilih setelah serangkaian pengujian visual. Hasilnya menunjukkan bahwa pink menjadi salah satu warna yang paling mudah dikenali di atas lapangan hijau dan tetap terlihat jelas dalam tayangan televisi.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Selain faktor visibilitas, produsen juga melihat warna mencolok sebagai alat pemasaran yang efektif.

Setiap kali pemain berlari, menggiring bola, mencetak gol, atau muncul dalam tayangan ulang, sepatu yang dikenakan ikut terekspos kepada jutaan penonton. Dengan Piala Dunia sebagai ajang olahraga paling banyak ditonton di dunia, visibilitas tersebut memiliki nilai komersial yang sangat besar.

Pengamat industri olahraga menyebut fenomena ini menunjukkan perubahan besar dalam dunia sepak bola. Jika pada era 1990-an sebagian besar pemain masih menggunakan sepatu hitam, kini warna sepatu menjadi bagian dari strategi pemasaran global yang dirancang bertahun-tahun sebelum turnamen dimulai. Produsen bahkan menggunakan lembaga peramal tren untuk memprediksi warna yang diperkirakan populer ketika produk diluncurkan ke pasar.

Namun strategi tersebut juga memunculkan ironi tersendiri.

Karena hampir semua produsen memilih warna yang sama, tujuan awal untuk membuat produk mereka lebih menonjol justru berkurang. Di banyak pertandingan, pemain dari berbagai merek terlihat mengenakan warna pink yang hampir seragam sehingga sulit dibedakan oleh penonton awam.

Meski demikian, satu hal sudah pasti. Jika Piala Dunia 2026 memiliki warna khas, maka warna itu kemungkinan besar adalah pink.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Dan di balik warna mencolok tersebut, tersimpan pertarungan bisnis bernilai jutaan dolar yang berlangsung jauh dari sorotan papan skor.***

Editor : Agus Hidayat

Share This Article
Lintas Topik adalah media online yang memuat berbagai berita dalam berbagai genre. Namun lebih berfokus pada konten lokal dan olah raga. Dikelola oleh tenaga jurnalis yang berkompeten di bidang media. Selain itu Lintas Topik juga memiliki chanel Podcsat yang secara rutin disiarkan dua kali seminggu di dua Radio Radio Citra Fm, Purnamasidi Fm dan Channel Youtube.
Leave a Comment