Wonosobo (Lintas Topik.com) – Pemerintah Kabupaten Wonosobo terus memperkuat komitmennya dalam keterbukaan informasi publik.
Tahun 2026 ini, Pemkab mengoptimalkan aplikasi SOBOPEDIA sebagai pusat integrasi pelayanan informasi bagi masyarakat.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) ke-1 Tahun 2026 yang digelar di Ruang Mangunkusumo Setda Wonosobo, belum lama ini.
Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Wonosobo, Mohammad Riyatno, mengatakan keterbukaan informasi bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi bagian penting dari membangun kepercayaan publik.
“Ini bukan hanya soal aturan. Masyarakat berhak mendapatkan informasi yang jelas, cepat, dan bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya saat membuka rakor.
Menurutnya, tantangan ke depan tidak ringan. Anggaran tahun 2026 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.
Namun kondisi tersebut tidak boleh mengendurkan semangat pelayanan.
“Justru di situ kita dituntut lebih kreatif dan solid,” tambahnya.
Respons Maksimal 10 Hari Kerja
Salah satu langkah konkret yang disiapkan adalah memastikan setiap permohonan informasi publik dapat ditangani maksimal dalam 10 hari kerja.
Seluruh layanan akan terintegrasi melalui SOBOPEDIA agar masyarakat tidak perlu lagi kebingungan mencari jalur informasi.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Wonosobo, Kristhiana Dhewi, menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi akan terus diperkuat agar akses informasi semakin mudah dijangkau.
“Kami ingin masyarakat merasakan langsung kemudahan itu. Informasi harus cepat, akurat, dan mudah diakses,” katanya.
Pembaruan Data dan Uji Publik
Pada 2026, Pemkab Wonosobo juga akan memperbarui Daftar Informasi Publik (DIP) serta menyusun kembali Daftar Informasi yang Dikecualikan (DIK) melalui mekanisme uji konsekuensi sebelum ditetapkan secara resmi.
Website dan media sosial masing-masing PPID pelaksana juga diminta aktif melakukan pembaruan data secara berkala.
Selain itu, akan dilakukan Kick Off Monitoring dan Evaluasi (Monev) PPID, peningkatan kapasitas admin SOBOPEDIA, hingga uji publik Monev yang direncanakan pada September mendatang.
Melalui rakor ini, ditegaskan bahwa pelayanan informasi publik bukan sekadar mengejar nilai evaluasi, tetapi memastikan masyarakat benar-benar mendapatkan haknya atas informasi.
Dengan penguatan SOBOPEDIA sebagai pusat layanan, Pemkab Wonosobo berharap seluruh PPID tidak hanya hadir secara administratif, tetapi benar-benar melayani secara nyata.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun pemerintahan yang lebih transparan, terbuka, dan responsif terhadap kebutuhan warga di era digital.***
Editor : Agus Hidayat
