Wonosobo ( Lintas Topik.com) – Suasana haru bercampur bahagia mewarnai kepulangan 226 jemaah haji asal Kabupaten Wonosobo yang tergabung dalam Kloter 21, Jumat (26/6) malam. Rombongan tiba di Pendopo Bupati Wonosobo sekitar pukul 20.30 WIB dan disambut langsung oleh Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat.
Sejak sore, ratusan keluarga telah memadati area pendopo untuk menantikan kedatangan orang-orang tercinta yang telah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Tangis haru pecah saat para jemaah turun dari bus. Pelukan hangat, saling sapa, dan ungkapan syukur mewarnai pertemuan kembali setelah lebih dari sebulan berpisah.
Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat mengaku bersyukur seluruh rangkaian pemulangan jemaah berjalan lancar. Menurutnya, para jemaah juga merasakan peningkatan pelayanan selama penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
“Alhamdulillah semua berjalan lancar. Dari laporan yang kami terima, pelayanan haji tahun ini semakin baik, mulai dari keberangkatan, transportasi, akomodasi hingga konsumsi. Jemaah merasakan langsung kemudahan selama menjalankan ibadah di Makkah maupun Madinah,” kata Afif.
Ia menilai berbagai pembenahan dalam sistem penyelenggaraan haji memberikan dampak positif terhadap kenyamanan jemaah. Bahkan, sejumlah jemaah mengaku memperoleh pengalaman spiritual yang berkesan selama berada di Tanah Suci, termasuk menyaksikan secara langsung proses pergantian kiswah Ka’bah yang jarang dapat disaksikan oleh jamaah haji.
Berdasarkan data Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Kabupaten Wonosobo, total jemaah haji asal Wonosobo yang diberangkatkan tahun 2026 melalui tiga kloter mencapai 925 orang. Rinciannya, Kloter 21 sebanyak 226 jemaah, Kloter 22 sebanyak 349 jemaah, dan Kloter 23 sebanyak 350 jemaah.
Dari keseluruhan jemaah tersebut, tercatat tiga orang meninggal dunia di Tanah Suci. Bupati Afif menjelaskan seluruh jemaah yang wafat telah mengikuti rangkaian utama ibadah haji, termasuk Armuzna, sebelum akhirnya meninggal dunia.
Selain itu, enam jemaah dipulangkan lebih awal melalui mekanisme tanazul karena alasan kesehatan. Sebagian besar di antaranya mengalami gangguan demensia sehingga memerlukan penanganan dan pendampingan khusus.
“Alhamdulillah seluruh jemaah yang berangkat dapat melaksanakan rangkaian ibadah hajinya. Semoga menjadi haji yang mabrur dan membawa keberkahan bagi keluarga serta masyarakat Kabupaten Wonosobo,” ujarnya.
Kepulangan Kloter 21 menjadi awal proses pemulangan jemaah haji asal Wonosobo dari Tanah Suci. Ratusan keluarga lainnya masih menantikan kedatangan anggota keluarganya yang tergabung dalam kloter berikutnya.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Wonosobo, Harjanto, mengatakan jemaah haji asal Wonosobo yang tergabung dalam Kloter 22 dan Kloter 23 dijadwalkan tiba secara bertahap pada 27 dan 28 Juni 2026.
“Kloter 22 dijadwalkan tiba pada 27 Juni, sedangkan Kloter 23 akan tiba pada 28 Juni. Kami berharap seluruh proses pemulangan berjalan lancar dan seluruh jemaah dapat kembali berkumpul dengan keluarganya dalam keadaan sehat,” kata Harjanto. ***
Editor : Agus Hidayat
