Wonosobo ( Lintas Topik.com)– Pemerintah Kabupaten Wonosobo mendorong percepatan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dari 190 gedung koperasi yang telah dibangun, sebanyak 62 unit ditargetkan menjadi tahap awal operasional.
Target tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Tindak Lanjut Pasca Pembangunan Gerai/Gedung KDKMP Kabupaten Wonosobo yang berlangsung di Adipura Kencana, Senin (2/11/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat, Dandim 0707/Wonosobo Letkol Inf Yoyok Suyitno, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Ahmad Fatoni, para manajer KDKMP, pengurus koperasi, serta Babinsa se-Kabupaten Wonosobo.
Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat mengatakan, pembangunan gedung dan pembentukan kepengurusan koperasi di sejumlah desa dan kelurahan telah menunjukkan perkembangan. Manajer koperasi juga sudah tersedia dan proses verifikasi lapangan telah dilakukan, termasuk pengecekan sarana dan prasarana pendukung.
Menurutnya, tahapan berikutnya adalah mempercepat kesiapan koperasi agar segera bisa menjalankan kegiatan usaha. Sebab, masyarakat sudah menunggu kapan koperasi yang telah dibangun tersebut mulai beroperasi.
“Karena hasil verifikasi sudah ada, harapan kita bisa melakukan percepatan sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku. Masyarakat juga sudah menunggu, kapan koperasi ini mulai beroperasi,” kata Afif.
Ia menegaskan, percepatan tersebut membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, jajaran TNI, camat, kepala desa dan lurah, hingga pengurus koperasi serta manajer yang telah mendapatkan penugasan dari Agrinas.
Afif berharap pertemuan tersebut menjadi momentum untuk menyamakan pemahaman dan menyatukan langkah seluruh pihak dalam mempersiapkan operasional KDKMP di Wonosobo.
Salah satu langkah yang perlu segera dilakukan adalah memastikan kelengkapan administrasi dan perizinan. Dengan demikian, koperasi yang telah memenuhi persyaratan bisa segera menjalankan aktivitas usahanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Wonosobo Ahmad Fatoni menjelaskan, proses menuju operasional KDKMP tidak cukup hanya dengan menyelesaikan pembangunan gedung. Ada sejumlah tahapan yang harus dipenuhi, termasuk verifikasi lapangan serta kesiapan sarana dan prasarana pendukung.
Berdasarkan data yang disampaikan, saat ini terdapat 190 gedung KDKMP yang telah dibangun. Selain itu, 17 gedung masih dalam proses pembangunan dan 58 lainnya masih dalam tahap pembangunan.
Dari 190 gedung yang sudah dibangun, sebanyak 162 dinilai layak untuk dilakukan verifikasi lapangan. Namun, pada tahap pertama, pihaknya mendapat penugasan untuk memverifikasi 80 unit. Dari jumlah tersebut, sebanyak 62 unit ditargetkan dapat melangkah menuju operasional awal.
“Jadi, dari 80 unit yang diverifikasi pada tahap pertama, target yang bisa melangkah lebih jauh menuju operasional awal sebanyak 62 unit,” jelas Ahmad Fatoni.
Ia menambahkan, keberadaan manajer yang telah mendapatkan surat keputusan (SK) penugasan juga perlu segera dioptimalkan. Para manajer diminta turun langsung ke desa atau kelurahan untuk mengidentifikasi kebutuhan dan kekurangan masing-masing gerai koperasi.
Bagi koperasi yang gedungnya belum selesai dibangun, manajer dapat menjalani pemagangan di koperasi lain yang sudah memiliki gedung dan siap beroperasi. Skema tersebut disiapkan sebagai bagian dari proses pembelajaran dan penguatan kapasitas manajer.
Menurut Fatoni, keberadaan manajer diharapkan dapat membantu pengurus koperasi dalam menjalankan kegiatan usaha secara lebih profesional. Terlebih, tidak semua pengurus memiliki pengalaman dan kesiapan dalam mengelola koperasi sebagai unit bisnis.
Dengan percepatan persiapan tersebut, Pemkab Wonosobo berharap KDKMP tidak berhenti pada pembangunan fisik gedung, tetapi segera berkembang menjadi lembaga ekonomi desa dan kelurahan yang mampu menjalankan kegiatan usaha serta memberikan manfaat bagi masyarakat. ***
Editor : Agus Hidayat







