Wonosobo (Lintas Topik.com) – Sebanyak 166 desa di Kabupaten Wonosobo mulai memasuki tahun politik. Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung pada November mendatang, dengan tahapan penyelenggaraan yang kini resmi dimulai.
Dimulainya tahapan Pilkades ditandai dengan kegiatan sosialisasi yang digelar Pemerintah Kabupaten Wonosobo di Ruang Rapat Mangunkusuma Setda Wonosobo, Rabu (22/7/2026). Kegiatan tersebut dihadiri camat, kepala desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Tim Penggerak PKK, unsur organisasi perangkat daerah (OPD), serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos PMD) Kabupaten Wonosobo, Harti, menegaskan bahwa pelaksanaan Pilkades Serentak 2026 telah memasuki tahapan resmi.
“Kalau hari ini sudah masuk di tahapan. Tahapan Pilkades,” katanya.
Menurut Harti, pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai kebutuhan penyelenggaraan, mulai dari penyusunan jadwal hingga dukungan anggaran melalui APBD Tahun 2026. Setelah sosialisasi tingkat kabupaten, tahapan berikutnya akan dilanjutkan ke masing-masing kecamatan.
Tahapan tersebut mencakup sosialisasi lanjutan, pembentukan panitia, pendaftaran bakal calon kepala desa, kampanye, masa tenang, hingga pemungutan suara yang direncanakan berlangsung pada November 2026.
“Setelah ini akan dilakukan sosialisasi per kecamatan, kemudian ada santiaji, kampanye, masa tenang, pendaftaran calon kepala desa, hingga pelaksanaan Pilkades,” ujarnya.
Dalam kegiatan sosialisasi, peserta juga memperoleh penjelasan mengenai dasar hukum Pilkades, masa jabatan kepala desa, persyaratan pencalonan, pembentukan panitia, serta mekanisme penyelenggaraan pemilihan.
Selain itu, unsur Forkopimda turut memberikan materi terkait upaya menjaga keamanan dan stabilitas selama seluruh tahapan Pilkades berlangsung. Pada kesempatan yang sama juga dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama antara pemerintah daerah dan Forkopimda sebagai bentuk komitmen mendukung penyelenggaraan Pilkades yang aman dan kondusif.
Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat mengatakan sosialisasi menjadi langkah awal yang penting untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai aturan.
“Kegiatan sosialisasi ini menjadi langkah awal yang strategis,” ungkapnya.
Afif mengingatkan seluruh pihak agar menjaga kualitas demokrasi di tingkat desa dengan menghindari praktik politik uang, intimidasi, penyebaran hoaks, maupun ujaran kebencian yang berpotensi memecah persatuan masyarakat.
Menurutnya, kepala desa merupakan amanah untuk melayani masyarakat sehingga proses pemilihannya harus berlangsung secara sehat, jujur, dan bermartabat. Ia juga meminta camat berperan aktif dalam melakukan pembinaan dan pengawasan agar situasi di wilayah masing-masing tetap kondusif selama tahapan Pilkades berlangsung. ***
Editor : Agus Hidayat
