WONOSOBO (Lintas Topik) – Polres Wonosobo menyiapkan 1.944 personel gabungan untuk mengamankan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2026 di 166 desa. Pengamanan dilakukan melalui Operasi Aman Desa yang berlangsung sejak 20 Oktober hingga 15 Desember 2026.
Kesiapan tersebut disampaikan Kapolres Wonosobo AKBP Ricky Pripurna Atmaja dalam acara Deklarasi Pilkades Damai yang digelar di Gedung Sasana Adi Pura Kencana, Kamis (5/11/2026).
Kegiatan tersebut diikuti seluruh calon kepala desa dari 166 desa penyelenggara Pilkades. Hadir pula Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Dalam kesempatan itu, Ricky mengatakan upaya pengamanan tidak hanya difokuskan pada desa-desa yang terindikasi memiliki potensi konflik. Seluruh desa penyelenggara Pilkades menjadi sasaran upaya pencegahan.
Sebelumnya, terdapat pemetaan terhadap 26 desa yang memiliki potensi kerawanan. Namun, menurut Kapolres, pendekatan pencegahan tetap dilakukan secara menyeluruh melalui kegiatan cooling system.
“Kami tidak hanya menganggap 26 atau 27 desa yang rawan, tetapi seluruh 166 desa kami anggap sebagai medan pencegahan,” kata Ricky.
Melalui kegiatan tersebut, polisi melakukan pendekatan kepada tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga para calon kepala desa. Mereka diberikan pesan-pesan kamtibmas agar tetap menjaga suasana kondusif selama proses pemilihan.
Kapolres juga mengingatkan para calon kepala desa dan pendukungnya agar siap menerima hasil kontestasi, baik kemenangan maupun kekalahan.

Menurutnya, dalam satu desa hanya akan ada satu kepala desa terpilih, sehingga perbedaan pilihan tidak seharusnya memicu perselisihan di tengah masyarakat.
“Siap menang dan siap kalah. Jangan hanya siap menang, tetapi juga harus siap kalah,” tegasnya.
Ricky mengungkapkan, salah satu tahapan yang menjadi perhatian kepolisian adalah masa kampanye calon kepala desa. Polres telah melakukan mitigasi terhadap potensi kerawanan yang mungkin muncul selama kegiatan kampanye berlangsung.
Pengamanan juga disiapkan secara berlapis melalui empat ring, mulai dari area tempat pemungutan suara (TPS), lingkungan sekitar TPS, wilayah desa, hingga jalur terluar.
Kapolres menegaskan, keberhasilan pengamanan Pilkades tidak hanya bergantung pada aparat keamanan, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat.
“Kita bukan Superman, tetapi membentuk superteam. Polisi bersama Kodim, jajaran pemerintah daerah, Linmas, dan kepala desa harus menjadi satu tim,” ujarnya.
Berdasarkan paparan kesiapan pengamanan Polres Wonosobo, kekuatan 1.944 personel gabungan tersebut terdiri atas 616 personel Polri, 332 personel TNI, dan 996 anggota Linmas.
Pemungutan dan penghitungan suara Pilkades serentak dijadwalkan berlangsung pada 25 November 2026. Sementara pelantikan kepala desa terpilih direncanakan pada 15 Januari 2027. ***
Editor : Agus Hidayat







