Ad imageAd image

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak 20 Rumah Warga di Tegalsari Garung

Lintas Topik Author
3 Min Read
Hujan deras yang disertai angin kencang mengakibatkan 20 rumah di Desa Tegalsai Kecamatan Garung Wonosobo mengalami kerusakan. (LT/Ida Agus)

Wonosobo (Lintas Topik.com) – Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang disertai angin kencang dan petir selama kurang lebih empat jam pada Jumat (10/4/2026) mengakibatkan puluhan rumah warga mengalami kerusakan di Kabupaten Wonosobo. Peristiwa paling terdampak terjadi di Desa Tegalsari, Kecamatan Garung, dimana sedikitnya 20 rumah warga mengalami kerusakan ringan hingga sedang akibat terjangan angin kencang.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonosobo, kerusakan rumah tersebut tersebar di dua dusun di Desa Tegalsari.

Di Dusun Siwadas, angin kencang dilaporkan merusak sekitar 8 rumah warga, terutama pada bagian atap yang tersapu angin saat hujan deras berlangsung. Sementara di Dusun Tegalsari, jumlah rumah yang terdampak tercatat lebih banyak, yakni sekitar 12 rumah dengan tingkat kerusakan yang bervariasi.

Petugas BPBD bersama pemerintah desa dan warga setempat langsung melakukan pendataan serta penanganan awal terhadap rumah-rumah yang terdampak.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Wonosobo, Sumekto Hendro Kustanto, mengatakan pihaknya terus melakukan monitoring dan koordinasi dengan pemerintah desa untuk memastikan penanganan berjalan cepat.

“Petugas BPBD bersama relawan dan perangkat desa sudah turun ke lokasi untuk melakukan pendataan serta membantu penanganan awal terhadap rumah yang terdampak angin kencang,” ujar Sumekto.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Ia menambahkan bahwa hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka akibat kejadian tersebut. Namun demikian, masyarakat diminta tetap meningkatkan kewaspadaan karena potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama saat terjadi hujan disertai angin kencang. Jika ada potensi bahaya di lingkungan sekitar, segera laporkan kepada pemerintah desa atau BPBD agar dapat segera ditangani,” katanya.

Selain di Kecamatan Garung, cuaca ekstrem pada hari yang sama juga memicu beberapa kejadian bencana di wilayah lain di Kabupaten Wonosobo.

Di Desa Bumiroso, Kecamatan Watumalang, terjadi tanah longsor disertai tumbangnya rumpun bambu di Dusun Drewel. Material longsor dan bambu yang tumbang dilaporkan menutup saluran irigasi serta menghambat akses jalan warga. Saat ini kejadian tersebut masih dalam proses penanganan.

Sementara itu, di Desa Lumajang, Kecamatan Watumalang, angin kencang yang terjadi di Dusun Bakalan mengakibatkan satu rumah warga mengalami kerusakan dan sedang dalam proses penanganan.

Kejadian lain juga dilaporkan terjadi di Desa Ropoh, Kecamatan Kepil, dimana tanah longsor menutup akses jalan antar dusun di Dusun Pangempon. Material longsor berhasil ditangani sehingga akses jalan kembali dapat dilalui warga.

- Advertisement -
Ad imageAd image

BPBD mencatat bahwa seluruh kejadian yang dipicu oleh hujan deras disertai angin kencang pada Jumat siang tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, korban luka, maupun warga yang harus mengungsi. Namun demikian, BPBD tetap meningkatkan kesiapsiagaan mengingat curah hujan di wilayah Wonosobo masih cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir. ***

Editor : Agus Hidayat

Share This Article
Lintas Topik adalah media online yang memuat berbagai berita dalam berbagai genre. Namun lebih berfokus pada konten lokal dan olah raga. Dikelola oleh tenaga jurnalis yang berkompeten di bidang media. Selain itu Lintas Topik juga memiliki chanel Podcsat yang secara rutin disiarkan dua kali seminggu di dua Radio Radio Citra Fm, Purnamasidi Fm dan Channel Youtube.
Leave a Comment