Ad imageAd image

BMKG Ingatkan Pancaroba di Jateng, Hujan Deras Picu Banjir di Sejumlah Titik Wonosobo

Lintas Topik Author
2 Min Read
Hujan dengan intensitas tinggi memicu banjir di beberapa wilayah di Wonosobo, jumat akhir pekan ini. ( LT / Ida Agus).

Wonosobo (Lintas Topik.com) — Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Wonosobo pada Jumat (3/4/2026) memicu banjir di sejumlah titik permukiman warga. Peristiwa ini terjadi di tengah masa pancaroba yang mulai melanda wilayah Jawa Tengah.

Berdasarkan laporan yang dihimpun, hujan deras yang berlangsung sekitar dua jam disertai angin kencang dan petir menyebabkan debit air meningkat hingga meluap ke permukiman dan jalan warga di beberapa wilayah.

Salah satu kejadian banjir dilaporkan terjadi di Desa Sigedang, Kecamatan Kejajar, yang berdampak pada sekitar 10 rumah warga dan satu mushola. Sementara di wilayah lain, genangan air dan luapan drainase juga sempat terjadi di sejumlah ruas jalan.

Kondisi cuaca ekstrem tersebut sejalan dengan peringatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyebut wilayah Jawa Tengah saat ini mulai memasuki fase musim pancaroba, yaitu masa peralihan dari musim hujan menuju musim kemarau.

Melalui unggahan di akun Instagram resmi BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, dijelaskan bahwa pada masa pancaroba kondisi cuaca cenderung berubah secara cepat dan tidak menentu. Pagi hari dapat terasa panas, namun pada siang hingga sore hari berpotensi terjadi hujan lebat berdurasi singkat yang disertai angin kencang, petir, bahkan hujan es di sejumlah wilayah.

BMKG menyebut musim pancaroba di Jawa Tengah secara umum berlangsung antara Maret hingga April 2026, bahkan di sejumlah wilayah pegunungan dan dataran tinggi dapat berlangsung hingga bulan Mei.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Pada periode ini, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan karena hujan dengan intensitas tinggi dalam waktu singkat berpotensi memicu banjir, genangan, pohon tumbang, maupun tanah longsor, terutama di wilayah perbukitan.

Sebagai langkah mitigasi, masyarakat diimbau untuk memeriksa kondisi atap rumah, membersihkan saluran air agar tidak tersumbat, memangkas dahan pohon yang rapuh, serta menyiapkan perlengkapan darurat seperti lampu cadangan dan kotak P3K.

Warga juga diminta menghindari berteduh di bawah pohon besar atau baliho saat terjadi angin kencang serta rutin memantau informasi prakiraan cuaca dari BMKG agar dapat mengantisipasi perubahan kondisi cuaca secara lebih dini. ***

Editor : Agus Hidayat

Share This Article
Lintas Topik adalah media online yang memuat berbagai berita dalam berbagai genre. Namun lebih berfokus pada konten lokal dan olah raga. Dikelola oleh tenaga jurnalis yang berkompeten di bidang media. Selain itu Lintas Topik juga memiliki chanel Podcsat yang secara rutin disiarkan dua kali seminggu di dua Radio Radio Citra Fm, Purnamasidi Fm dan Channel Youtube.
Leave a Comment